VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Pemerintah Pastikan Bantuan Subsidi Upah Akan Kembali Digulirkan

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Pemerintah Pastikan Bantuan Subsidi Upah Akan Kembali Digulirkan
Pemerintah Pastikan Bantuan Subsidi Upah Akan Kembali Digulirkan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta —Pemerintah memastikan bahwa program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan kembali digulirkan pada pertengahan tahun ini setelah data penerima dari BPJS Ketenagakerjaan berhasil diperbaiki dan diverifikasi. Program ini menyasar para pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan keputusan untuk mengaktifkan kembali BSU didasarkan pada kesiapan data dan efektivitas eksekusi program, yang dinilai lebih baik dibanding opsi subsidi lainnya seperti diskon listrik. "Sekarang, karena data BPJS Ketenagakerjaan sudah clean untuk betul-betul pekerjaan di bawah Rp3,5 juta, dan sudah siap, maka kita memutuskan dengan kesiapan data dan kecepatan program, kita menargetkan untuk bantuan subsidi upah," ujar Sri Mulyani usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/6/2025). Baca Juga: Ambyar! Pemerintah Batalkan Diskon Tarif Listrik Bulan Juni-Juli Ia menambahkan bahwa pada tahap awal perancangan, BSU sempat diragukan efektivitasnya karena kualitas data yang belum optimal. Pengalaman selama pandemi COVID-19 menunjukkan perlunya pembersihan dan verifikasi data secara menyeluruh sebelum bantuan disalurkan. Namun kini, berkat perbaikan sistem data oleh BPJS Ketenagakerjaan, program ini dapat dijalankan secara lebih tepat sasaran. Sri Mulyani menyatakan bahwa perbaikan data menjadi kunci. Dengan data yang telah diverifikasi, bantuan bisa langsung menyasar pekerja yang benar-benar membutuhkan Baca Juga: Terkendala Teknis Anggaran, Pemerintah Batalkan Diskon Listrik Sementara itu, rencana semula untuk menyalurkan subsidi dalam bentuk diskon tarif listrik dibatalkan karena proses penganggaran dinilai lambat dan tidak sesuai dengan kebutuhan mendesak pada bulan Juni dan Juli 2025. "Diskon listrik, ternyata untuk kebutuhan atau proses penganggarannya jauh lebih lambat. Sehingga kalau kita tujuannya adalah Juni dan Juli, kita memutuskan tidak bisa dijalankan," tuturnya.

Ringkasan AI

Pemerintah memastikan bahwa program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan kembali digulirkan pada pertengahan tahun ini setelah data penerima dari BPJS Ketenagakerjaan berhasil diperbaiki dan diverifikasi. Program ini menyasar para pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.