VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Perwakilan RI di Arab Saudi menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan bagi warga negara Indonesia (WNI), sementara perjalanan ibadah umrah masih berlangsung.
Direktur Jenderal Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Heni Hamidah menyatakan rencana itu disesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Kemlu berkoordinasi dengan perwakilan RI di Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah untuk memantau situasi.
“Perwakilan RI terkait, baik KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah telah menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan yang akan selalu disesuaikan dengan perkembangan di lapangan,” kata Heni dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Heni menyebut perjalanan umrah masih berlangsung dan belum ada imbauan untuk menghentikannya.
“Sampai saat ini jamaah umrah masih terus berjalan, dan belum ada imbauan untuk menyetop,” ujarnya.
Sebelumnya, Kemlu membenarkan dua WNI pemegang izin tinggal tetap di Arab Saudi menjadi korban serangan di Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, Ahad (11/10/2026). Keduanya berinisial RM (45) dan ET (32), mengalami luka ringan, dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama. Heni menegaskan mereka bukan jemaah umrah.























