VOICEINDONESIA.CO, Garut – Kepolisian Resor (Polres) Garut membenarkan adanya laporan dugaan penculikan seorang balita berinisial SIA (2) di kawasan Perumahan Bumi Malayu Asri, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB tersebut kini tengah dalam penyelidikan intensif jajaran kepolisian.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, balita berusia dua tahun itu diduga dibawa oleh seseorang menggunakan mobil berwarna silver. Kejadian tersebut dilaporkan berlangsung di Perum Bumi Malayu Asri Blok K.22, RT 003 RW 009, Desa Simajaya.
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya dugaan awal penculikan anak tersebut. Pihaknya kini tengah mengerahkan tim untuk mendalami kejadian dan mengungkap fakta di balik laporan tersebut.
"Kami membenarkan bahwa telah terjadi dugaan awal anak yang diculik. Sementara tim masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut," ujar Niko, Sabtu (7/11/2026).
Ia mengungkapkan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dinilai mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut.
"Beberapa saksi telah kami lakukan pemeriksaan," katanya.
Pemeriksaan saksi menjadi salah satu langkah awal kepolisian untuk menyusun rangkaian peristiwa, menelusuri keberadaan korban, sekaligus mengumpulkan petunjuk yang dapat membantu mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, termasuk informasi mengenai kendaraan yang diduga digunakan untuk membawa korban. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas terduga pelaku maupun motif di balik peristiwa tersebut.
Polres Garut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama melalui media sosial, guna menghindari kesimpangsiuran informasi.
Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait keberadaan korban maupun hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat korban masih berusia dua tahun dan membutuhkan perlindungan maksimal. Polisi diharapkan dapat segera mengungkap peristiwa tersebut serta memastikan keselamatan dan keberadaan korban. (Wil)























