VOICE Indonesia
Daerah

PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT

Redaksi VOICE - VOICEIndonesia.co3 menit baca
VOICE Indonesia di Google
PLN bencana flores
Petugas PLN melakukan perbaikan rak baterai PLTS Golo Lebo di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, yang terdampak gempa Flores. Pekerjaan dilakukan hingga malam hari sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasokan listrik.(Foto: Dok. PLN)

VOICEINDONESIA.CO, Manggarai Timur – PLN terus bergerak memulihkan kelistrikan pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Setelah sistem kelistrikan utama Flores kembali pulih, upaya penanganan kini difokuskan pada sejumlah wilayah terpencil (isolated) yang mengalami dampak cukup parah, di antaranya Pulau Palue, Kabupaten Sikka dan Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur.

Di Pulau Palue yang terletak di sebelah utara Pulau Flores, pasokan listrik masyarakat sebelumnya ditopang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kilowatt (kW) beserta sistem baterai dan genset mobile 2x150 kW. Kuatnya guncangan gempa menyebabkan sejumlah komponen PLTS dan baterai mengalami kerusakan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat terganggu.

Merespons kondisi tersebut, PLN langsung menerjunkan personel recovery untuk melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan terhadap PLTS, sistem baterai dan genset mobile yang terdampak.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara Rita Triani mengatakan, pemulihan kelistrikan di wilayah terpencil menjadi salah satu prioritas PLN setelah pembangkit di sistem utama Flores kembali normal. Berbagai langkah dilakukan secara paralel untuk mempercepat hadirnya kembali listrik bagi masyarakat.

“Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak. Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin,” ujar Rita.

Rita menjelaskan, proses pemulihan di Pulau Palue memiliki tantangan tersendiri karena lokasi yang terpisah dari daratan utama Flores. Pengiriman personel, peralatan, hingga genset harus dilakukan melalui jalur laut. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya PLN untuk mempercepat pemulihan.

“Akses menuju lokasi memang menjadi tantangan, tetapi tim kami terus bergerak membawa personel dan peralatan yang dibutuhkan. Kami ingin pemulihan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga dilakukan dengan mengutamakan keselamatan sehingga sistem yang kembali beroperasi benar-benar dalam kondisi aman,” tambah Rita.

Selain pembangkit, PLN saat ini juga fokus melakukan perbaikan jaringan distribusi di Pulau Palue yang turut terdampak gempa. Pemulihan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi infrastruktur di lapangan.

Sementara itu, upaya serupa dilakukan di Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur. PLN terus melakukan perbaikan PLTS berkapasitas 440 kWp yang terdampak gempa. Hingga Senin (17/8), dua sistem baterai yang mengalami kerusakan telah berhasil diperbaiki. Selanjutnya baterai akan disambungkan ke PLTS agar bisa menyimpan energi listrik, sehingga bisa kembali melistriki masyarakat.

Rita menegaskan, PLN akan terus mengerahkan sumber daya yang dibutuhkan hingga pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak kembali pulih.

“Tim PLN akan terus bekerja sampai listrik kembali hadir dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat berangsur normal,” tutup Rita.

Ringkasan AI

PLN terus bergerak memulihkan kelistrikan pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Setelah sistem kelistrikan utama Flores kembali pulih, upaya penanganan kini difokuskan pada sejumlah wilayah terpencil (isolated) yang mengalami dampak cukup parah, di antaranya Pulau Palue, Kabupaten Sikka dan Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Potret Buram Migrasi: PMI Diduga Korban TPPO Menjerit Di Hari KemerdekaanPekerja Migran Indonesia

Potret Buram Migrasi: PMI Diduga Korban TPPO Menjerit Di Hari Kemerdekaan

VOICE Indonesia· 17 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.