VOICEINDONESIA.CO, Mojokerto – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, meledak dan terbakar pada Kamis (13/8) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan tersebut menyebabkan 5 orang mengalami luka-luka. Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Tiga korban merupakan teknisi PT Energi Alam Utama yang sedang memperbaiki instalasi gas elpiji di area dapur SPPG saat ledakan terjadi.
Ketiga teknisi tersebut yakni Piter, 36, warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, serta Edi Suyanto, 55, dan Kwin Lan, 48, warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Piter mengalami luka bakar dan menjalani perawatan di RSI Sakinah. Sementara Edi Suyanto dan Kwin Lan dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto.
Berdasarkan data yang diperoleh, Edi Suyanto mengalami luka bakar hingga 90 persen. Piter mengalami luka bakar 45 persen, sedangkan Kwin Lan mengalami luka bakar 65 persen.
Dua korban lainnya merupakan karyawan SPPG yang tertimpa bagian atap bangunan saat ledakan terjadi.
Keduanya yakni Robiatul Adawiyah, 33, yang mengalami luka pada bagian kepala dan punggung, serta Maulin Nikmah, 35, yang mengalami luka pada bagian kepala.
Kedua perempuan yang merupakan warga Desa Medali, tersebut dibawa ke RSI Sakinah untuk mendapatkan perawatan.
Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Bagianto, 62, mengatakan kerasnya ledakan membuat atap sejumlah ruangan ambruk.
“Atap ruangan pemorsian, ruangan omprengan, kantor, serta ruang rapat ambruk. Kendaraan angkut MBG juga tertimpa bangunan yang runtuh,” kata Bagianto dalam keterangannya, Jum’at (14/8).
Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan untuk menangani kebakaran di lokasi.
SPPG Mojokerto Puri Medali merupakan milik Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group. SPPG tersebut diketahui milik Erista Widya Kristanti, 38, warga Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Dalam operasionalnya, dapur SPPG tersebut memasak sekitar 3.700 porsi makanan setiap hari untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ledakan diduga berasal dari tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti ledakan dan kebakaran masih dalam penanganan pihak berwajib.
Petugas masih melakukan pemeriksaan serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab ledakan yang mengakibatkan lima orang menjadi korban tersebut.(joe)



























