VOICEINDONESIA.CO, Jember – Tiga warga Kabupaten Jember, Jawa Timur ikut menjadi korban tragedi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu 13 September 2026. Ketiganya tertera dalam manifes penumpang kapal nahas, yang mengalami kecelakaan pada saat dalam pelayaran pengiriman barang dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Mereka adalah Muhammad Abdul Rosyid (28), warga Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Niki Minamri Robby (34), warga Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, dan terbaru Hafi, warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang.
Berdasarkan data manifes yang diterima tim SAR, Niki tercatat sebagai sopir dan Abdul Rosyid sebagai kernet. Sementara Hafi masih dalam penelusuran perannya di kapal.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan sebelumnya mendapatkan informasi hanya ada dua korban dari Kabupaten Jember di manifes sudah muncul. Yakni Niki selaku sopir dan Rosyid selaku kernet, Selasa kemarin.
"Hari ini, Rabu (16 September 2026) kami kembali mendapatkan tambahan informasi seorang penumpang asal Desa Seputih Kecamatan Mayang bernama Hafi. Kami tengah mendatangi rumah yang bersangkutan, untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan," ucap Edy.
Namun hingga Rabu sore, belum ada informasi resmi mengenai kondisi ketiganya. Status mereka masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
"Status mereka masih dinyatakan dalam pencarian. Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD Provinsi Jatim," tegasnya.
Sebelumnya, BPBD Jember sendiri telah mendatangi rumah keluarga korban di Jenggawah dan Balung. Petugas meminta data pribadi lengkap seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan ciri-ciri khusus untuk diserahkan ke Basarnas guna kepentingan identifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim.
Berdasarkan data pusat informasi Basarnas, dari total 243 korban di KM Virgo Transport 8:
- 108 orang ditemukan selamat
- 6 orang ditemukan meninggal dunia
- 129 orang masih dalam proses pencarian termasuk 3 warga asal Jember.
Ketiga warga Jember tersebut, lanjut Edy, menjadi bagian dari 129 korban, yang saat ini masih dalam proses pencarian. Pihaknya berharap ketiganya bisa segera ditemukan, bagaimana pun kondisinya."Kami berharap bisa ditemukan dalam kondisi selamat," ujarnya.(joe)



























