VOICEINDONESIA.CO, Manado – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengungkapkan rata-rata Rp1 triliun per hari dikucurkan pemerintah ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Menurutnya, dari jumlah tersebut sebanyak Rp122 miliar setiap harinya langsung diserap oleh 1,2 juta relawan yang bekerja di dapur-dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau saya analogikan itu seperti butiran air hujan yang mengalir dari langit langsung ke sel-sel di bawah, langsung ke tanah dari Aceh sampai Papua, dari tingkat desa sampai metropolitan," ujar Sony dalam Rapat Konsolidasi Pelaksanaan MBG di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (8/5/2026).
Khusus di Sulawesi Utara, perputaran uang dari program ini mencapai Rp6,4 miliar lebih per hari melalui 179 SPPG yang tersebar dari Kabupaten Bolaang Mongondow hingga Kota Kotamobagu. Sebesar Rp841 juta di antaranya langsung mengalir ke kantong 8.413 relawan lokal.
Sony menegaskan uang itu tidak berhenti di dapur MBG saja, melainkan terus berputar ke pedagang beras, ikan, sayur, buah, telur, hingga daging ayam di pasar-pasar sekitar.
"Jadi betul-betul mengalir," pungkas Sony.



























