VOICEINDONESIA.CO, Washington – Kedutaan Besar Virtual Amerika Serikat di Iran mengeluarkan peringatan keamanan mendesak seluruh warga AS segera meninggalkan Iran, di tengah memanasnya kawasan Timur Tengah menyusul serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi.
Kedubes Virtual AS menyampaikan imbauan tersebut lewat pernyataan resmi, dilansir Al Jazeera, Senin (21/9/2026).
"Kedutaan Besar Virtual AS di Iran telah mengeluarkan peringatan keamanan yang mengimbau seluruh warga untuk tidak bepergian ke Iran 'dengan alasan apa pun' dan agar segera meninggalkan negara tersebut," kata Kedubes Virtual AS.
Kedubes Virtual AS menyebut warga Amerika yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan dan mewaspadai kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan lainnya.
AS menilai eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi meningkat dengan cepat sebagai dampak dari serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi.
"Kelompok Houthi yang didukung Iran telah melakukan tindakan permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menyasar bandara sipil. Konflik militer ini berpotensi meningkat dengan cepat," katanya.
Warga Amerika yang bepergian ke atau dari wilayah tersebut diimbau terus memantau informasi mengenai operasional bandara dan maskapai penerbangan.
Kedubes Virtual AS turut mengingatkan bahwa fasilitas diplomatik AS, termasuk yang berada di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran, dengan Iran dan kelompok-kelompok pendukungnya berpotensi menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri, termasuk bisnis dan institusi Amerika di berbagai lokasi.



























