VOICE Indonesia
Internasional

Iran Siap Berunding dengan Amerika Serikat

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Iran Siap Berunding dengan Amerika Serikat
Iran Siap Berunding dengan Amerika Serikat
VOICEINDONESIA.CO, Istanbul - Iran bersedia bernegosiasi dengan Amerika Serikat, namun tidak di bawah ancaman militer. Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menegaskan Teheran siap menghadapi semua skenario, baik perang maupun diplomasi, di tengah meningkatnya tekanan dari Washington. Araghchi menyebut AS tidak pernah menunjukkan iktikad baik dan tidak pernah bisa dipercaya. Meski demikian, Iran tetap siap untuk semua proses diplomatik dan bersedia duduk di meja perundingan dengan syarat tidak ada ancaman atau tekanan militer dari pihak manapun. Menlu Iran mengatakan Teheran bahkan lebih siap dibanding pada Juni tahun lalu, ketika Israel dan AS melancarkan serangan udara terhadap Iran. Iran telah memperkuat kemampuan pertahanan dan tidak akan menegosiasikan hal tersebut dalam perundingan apapun. "Iran tetap siap untuk semua proses diplomatik dan bersedia duduk di meja perundingan," ungkap Araghchi dalam konferensi pers bersama Menlu Turkiye Hakan Fidan di Istanbul, Jumat (30/1/2026). Baca Juga : Iran Jamin Keselamatan 329 WNI Araghchi menegaskan kembali Iran tidak pernah berniat memiliki senjata nuklir. Namun Iran akan mempertahankan dan memperluas kemampuan pertahanan serta tidak akan menegosiasikannya dengan pihak manapun, termasuk dalam perundingan dengan AS. Menlu Turkiye Hakan Fidan mendesak Iran dan AS untuk segera kembali ke meja perundingan. Ia menekankan diplomasi merupakan satu-satunya cara untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan Timur Tengah yang terus memanas. "Kami kembali menekankan bahwa kami menentang penggunaan opsi militer untuk menyelesaikan masalah," katanya. Fidan menyatakan Turkiye siap bertindak sebagai fasilitator bagi kedua pihak dalam mengupayakan dialog. Kunjungan Araghchi ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman militer AS terhadap Iran, termasuk pengiriman armada kapal induk Abraham Lincoln menuju kawasan Teluk Persia. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Imigrasi: Garda Terdepan Penjaga Pintu Gerbang dalam Pencegahan PMI Non Prosedural dan TPPO Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Iran menyatakan siap bernegosiasi dengan Amerika Serikat, namun dengan syarat tidak ada ancaman atau tekanan militer. Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menegaskan Teheran telah memperkuat kemampuan pertahanan dan tidak akan menegosiasikan hal tersebut dalam perundingan apapun. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mendorong kedua negara kembali ke meja perundingan, dengan Turki siap menjadi fasilitator untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.