Baca Juga: Cek Desil dan Bansos Bisa Gunakan NIK “Kami berharap Madrasah Penggerak ini dapat melahirkan kader-kader NU yang kuat secara spiritual, cerdas, mandiri, dan mampu menjadi teladan, sekaligus memperkuat kebersamaan serta perlindungan bagi PMI/WNI di Taiwan,” ujarnya. Di wilayah Pingtung sendiri, jumlah WNI telah menyentuh angka 11.000 orang, sehingga keberadaan kader-kader hasil Madrasah Penggerak sangat dibutuhkan untuk membantu peran pemerintah dalam perlindungan warga. KDEI mengapresiasi peran aktif kader dalam aksi sosial, mulai dari pendampingan pengajian hingga bantuan pemulasaraan jenazah bagi PMI yang membutuhkan. Menjelang bulan suci Ramadhan, para alumni dan peserta Madrasah Penggerak diharapkan menjadi pelopor toleransi di lingkungan kerja masing-masing. Baca Juga: KDEI Taipei Ajak Eksportir RI Serbu Pasar Taiwan Lewat Kargo Udara Mereka diimbau untuk memberikan teladan dalam menjaga keharmonisan dengan warga lokal, seperti menjaga ketenangan saat sahur dan memperhatikan aroma masakan agar tetap menghormati majikan sebagai kelompok mayoritas di Taiwan. KDEI Taipei juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran fisik melalui konsumsi makanan bergizi selama menjalankan ibadah puasa nanti. (af/hi) Pilihan Redaksi: Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google News


























