VOICE Indonesia
Internasional

Iran Kembali Ancam Tutup Selat Hormuz Gara-gara Sikap Amerika

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Iran meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat dengan melarang pengiriman senjata AS melintasi Selat Hormuz menuju pangkalan militer di Timur Tengah.
Iran meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat dengan melarang pengiriman senjata AS melintasi Selat Hormuz menuju pangkalan militer di Timur Tengah.

VOICEINDONESIA.CO, Washington – "Washington kemungkinan akan menyerang Iran lagi dengan keras malam ini," kata Trump kepada wartawan dalam KTT NATO, Rabu (8/7/2026).

Press TV mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut melaporkan Iran tidak akan tinggal diam jika AS kembali melancarkan serangan. Teheran siap menutup Selat Hormuz dan menyerang lebih banyak sasaran sebagai respons atas serangan tersebut.

Di tengah eskalasi tersebut Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi dan Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud bertemu pada Rabu untuk membahas keamanan maritim di Selat Hormuz. Kedua menteri bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan menegaskan pentingnya jalur perairan tersebut bagi perdagangan dan pasokan energi global.

Kedua menlu mendesak solusi diplomatik untuk meredakan ketegangan regional dan menjaga keselamatan serta kebebasan navigasi maritim di Selat Hormuz. Oman dan Arab Saudi juga menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan dalam menghadapi dinamika kawasan yang terus berkembang.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi jalur transit sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Penutupan selat ini akan berdampak besar terhadap pasokan energi global dan harga minyak dunia.

Ringkasan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran dengan keras malam ini menyusul putaran terbaru pertempuran AS-Iran yang berlangsung sejak Selasa (7/7/2026) malam hingga Rabu. Iran membalas dengan ancaman menutup Selat Hormuz dan menyerang lebih banyak sasaran jika serang

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.