VOICEINDONESIA.CO, Washington Dc – "Saya menaklukkan mereka secara militer. Mereka benar-benar takluk. Mereka masih memiliki sejumlah rudal, tetapi kami bisa menghabisi semuanya tanpa sisa," ujarnya dalam wawancara bersama CNBC, Kamis (3/7/2026).
Trump mengaku menyerang Iran tiga kali lagi dengan sangat keras pekan lalu karena mereka meluncurkan drone ke sebuah kapal. Meski demikian, Washington tidak mendorong perubahan pemerintahan di Iran karena tujuan utama mereka adalah mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.
"Kami tak menginginkan perubahan rezim. Saya ingin sesuatu yang sangat simpel: Mereka tak bakal memiliki senjata nuklir," tegasnya.
Sementara itu, putaran selanjutnya dalam perundingan AS-Iran akan dilakukan secepatnya setelah pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari. Hal tersebut dipastikan mediator Qatar dan Pakistan pada Kamis.
Prosesi pemakaman Ali Khamenei akan berlangsung pada 4 hingga 9 Juli, sehingga perundingan lanjutan diperkirakan baru bisa dimulai setelah tanggal tersebut.



























