VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Pemerintah Buka Kuota 220 Ribu Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tiap Tahun

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah menetapkan target pelatihan vokasi nasional mencapai 220.000 peserta setiap tahunnya guna mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan kesenjangan keterampilan (skill gap) yang selama ini dikeluhkan dunia industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap target tersebut saat meluncurkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa (1/9/2026).

"Dengan kuota 220.000 peserta per tahun, program vokasi diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan siap menjawab kebutuhan industri modern," katanya.

Program strategis nasional ini diusung sebagai solusi utama menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, digitalisasi, dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Airlangga mengungkap pertumbuhan sektor digital yang pesat pada periode 2025-2026 menciptakan kebutuhan talenta baru hingga 406.000 orang per tahun, yang harus diisi lewat program reskilling dan retraining.

Ia menyebut realisasi investasi nasional mencatatkan angka Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen, menjadi motor penggerak utama penciptaan lapangan kerja formal di Indonesia. Dampak positif pertumbuhan ekonomi ini terlihat dari meningkatnya jumlah pekerja formal dari 59 juta menjadi 60 juta orang pada periode Februari hingga Maret 2026.

"Perbaikan ekosistem ketenagakerjaan secara bertahap berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional dari 4,68 persen menjadi 4,65 persen," jelasnya.

Meski indikator ekonomi menunjukkan tren positif, Airlangga mengakui masih ada ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi pencari kerja dan ekspektasi industri. Untuk mengatasinya, ia menyebut skala pelatihan vokasi diperbesar lewat sinergi pemanfaatan fasilitas antara pemerintah dan dunia usaha.

Selain penguatan keterampilan teknis, Airlangga berpesan kepada para peserta Pelatihan Vokasi Nasional agar senantiasa mengasah soft skill dan menjunjung tinggi etika kerja.

Ringkasan AI

Pemerintah menetapkan target pelatihan vokasi nasional mencapai 220.000 peserta setiap tahunnya guna mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan kesenjangan keterampilan ( skill gap ) yang selama ini dikeluhkan dunia industri.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTTImigrasi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTT

Afifah· 01 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.