VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat pencari kerja untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen, di tengah tersedianya puluhan ribu lowongan kerja resmi melalui platform Karirhub.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menegaskan proses rekrutmen resmi yang difasilitasi pemerintah tidak memungut biaya atau imbalan dalam bentuk apa pun.
Ia menyebut saat ini terdapat 81.171 lowongan kerja yang benar-benar masih aktif dan bisa dilamar, tersebar di 32.086 perusahaan, per 4 September 2026.
"Jumlah loker yang benar-benar masih aktif dan bisa dilamar adalah 81.171 lowongan per 4 September 2026, yang tersebar di 32.086 perusahaan," ujar Cris pada Senin (14/9/2026).
Di tengah tingginya minat pencari kerja terhadap lowongan tersebut, Cris kembali menegaskan modus penipuan kerap menyasar korban dengan dalih proses rekrutmen, padahal rekrutmen resmi pemerintah gratis tanpa pungutan apa pun.
Ia mengimbau pencari kerja memilih lowongan sesuai kualifikasi, lokasi, dan tenggat waktu pendaftaran, serta menyesuaikan isi CV dengan posisi yang dituju.
"Para pencari kerja juga diharapkan menyesuaikan isi CV atau resume dengan posisi spesifik yang dituju agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan," tambahnya.
Bagi pencari kerja yang belum memenuhi kualifikasi, Kemnaker menyediakan peningkatan kompetensi melalui 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia, serta memfasilitasi pelatihan penyusunan CV dan simulasi wawancara. Lowongan dapat dipantau melalui laman resmi karirhub.kemnaker.go.id.



























