VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Temui Gubernur Lampung, Karding Bahas Program Kelas Migran untuk SMK

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Temui Gubernur Lampung, Karding Bahas Program Kelas Migran untuk SMK
Temui Gubernur Lampung, Karding Bahas Program Kelas Migran untuk SMK

VOICEINDONESIA.CO, Lampung - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyatakan pemerintah akan menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu pusat pengembangan tenaga migran profesional.

Hal itu disampaikan Karding usai bertemu dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Kantor Gubernur Lampung, Kamis (15/5/2025). Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat membangun ekosistem pelindungan pekerja migran dari hulu ke hilir.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah pembentukan 'Kelas Migran' di seluruh SMK di Lampung. Program ini bertujuan untuk menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan dan kesiapan bekerja di luar negeri secara profesional.

Baca Juga: SPPI Teken Kerjasama Dengan Tiga Asosiasi Industri Perikanan Taiwan

“Kita akan memaksimalkan sekolah untuk mengonsolidasikan persiapan pemberangkatan pekerja migran dalam jumlah besar. Di Lampung ini ada gagasan menarik, seluruh SMK akan dibuat Kelas Migran,” ujar Menteri Karding.

Karding menyebut, ke depan Lampung ditargetkan mampu mengirim 20.000 hingga 30.000 pekerja migran profesional setiap tahun, bukan hanya untuk sektor domestik, tetapi juga sektor formal dan keahlian.

“Ini akan sangat membantu dalam penguatan ekonomi keluarga, ekonomi desa, dan tentu saja ekonomi daerah,” katanya.

Baca Juga: SPPI-Taiwan Sepakat Lindungi Awak Kapal Perikanan

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani menyambut baik program tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk memastikan para pekerja migran dari Lampung terlindungi dan berdaya saing.

“Sangat luar biasa support yang diberikan agar pekerja migran asal Lampung ini lebih terlindungi dan bisa memberi nilai tambah bagi kemajuan provinsi,” kata Gubernur Mirzani.

KemenP2MI bersama Pemprov Lampung akan segera membentuk gugus tugas untuk menyusun kurikulum dan implementasi Kelas Migran, serta membuka akses informasi dan pelatihan bagi calon pekerja migran.

Ringkasan AI

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyatakan pemerintah akan menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu pusat pengembangan tenaga migran profesional. Hal itu disampaikan Karding usai bertemu dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Kantor Gubernur Lampung, Kamis (15/5/2025).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.