VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Persiapan operasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) memasuki tahap krusial. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 573 pelatih yang kini tengah mengikuti Training of Trainers secara serentak di Bogor, Bandung, Surabaya, dan Makassar pada 6 hingga 10 Juli 2026.
Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta menegaskan kualitas pelatih menjadi kunci keberhasilan program ini karena merekalah mata rantai pertama dalam membangun kapasitas pengelola KNMP di lapangan.
"Mereka harus dibekali oleh pelatih yang benar-benar memahami substansi, mampu memfasilitasi pembelajaran, dan menginspirasi peserta agar siap menjalankan tugas di lapangan," ujar Nyoman, Selasa (7/7/2026).
Para 573 pelatih ini nantinya akan melatih sekitar 5.000 calon pengelola KNMP yang akan mengisi empat posisi utama yakni manajer, kepala produksi, penjamin mutu, dan administrasi keuangan. Pelatihan manajerial SDM bagi para calon pengelola dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 31 Juli 2026.
Untuk mendukung ToT, BPPSDM KP telah menyempurnakan 28 modul pelatihan melalui uji coba bersama penyusun modul, pakar substansi, dan fasilitator. Para peserta juga mendapat pendampingan dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat keterampilan mengajar sesuai standar pelatihan profesional.
Hingga saat ini terdapat 65 KNMP yang siap beroperasi penuh akhir tahun ini, dari total target 1.269 kampung nelayan yang akan dibangun di seluruh Indonesia. Sebelum mengikuti pelatihan manajerial, para calon pengelola terlebih dahulu menjalani pelatihan bela negara yang sebelumnya dikenal sebagai pelatihan komponen cadangan.



























