VOICE Indonesia
Nasional

Helikopter HR-3604 Dikerahkan Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Kiky - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Helikopter HR-3604
Tangkapan layar Helikopter HR-3604(Foto: Dok humas Basarnas)

VOICEINDONESIA.CO, Banten – Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dikerahkan untuk mendukung Operasi SAR terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian setelah sebuah speed boat dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda.

Pengerahan helikopter tersebut dilakukan untuk memperkuat pencarian melalui dukungan udara, khususnya dalam pemantauan wilayah Perairan Selat Sunda dan sekitar Gunung Anak Krakatau, Banten.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad, mengatakan dukungan udara menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan pencarian terhadap delapan orang yang masih belum ditemukan.

Menurutnya, tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan berbagai sarana dan metode pencarian untuk menemukan para korban.


Helikopter HR-3604 berangkat dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan direncanakan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada pukul 12.52 WIB.

Dalam pelaksanaan operasi, rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran – Pantai Carita – BPBD Banten – Helipad/JIExpo Kemayoran.


Helikopter tersebut membawa tujuh orang crew on board, yakni Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.

Pengerahan helikopter ini menjadi bagian dari operasi pencarian yang dilakukan secara terpadu oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama seluruh unsur SAR Gabungan.

Hingga saat iniTim SAR terus melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah titik di Perairan Selat Sunda, termasuk wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau, guna menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian.(rnm)

Ringkasan AI

Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dikerahkan untuk mendukung Operasi SAR terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian setelah sebuah speed boat dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Pengerahan helikopter tersebut dilakukan untuk memperkuat pencarian melalui dukungan udara, khususnya dalam pemantauan wilayah Perairan Selat Sunda dan sekitar Gunung Anak Krakatau, Banten.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Proses Hukum Berlarut, Korban TPPO Terpaksa Kembali Bekerja ke Luar NegeriPekerja Migran Indonesia

Proses Hukum Berlarut, Korban TPPO Terpaksa Kembali Bekerja ke Luar Negeri

S Nurafifa· 10 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.