VOICE Indonesia
Nasional

H.Saiful Dasuki : Jangan sampai masjid yang dibangun oleh uang rakyat, malah disusupi paham radikalisme

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
H.Saiful Dasuki : Jangan sampai masjid yang dibangun oleh uang rakyat, malah disusupi paham radikalisme
H.Saiful Dasuki : Jangan sampai masjid yang dibangun oleh uang rakyat, malah disusupi paham radikalisme
Jakarta,akuupdate.com- Beredar selebaran di medsos yang berisi susunan pengurus baru DKM Masjid Raya KH Hasyim Asyari Jakarta Mendapatkan Kritik keras dari  Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta yang mengingatkan agar masjid yang di bangun  pemerintah DKI Jakarta tidak disusupi unsur dan paham radikalisme. "Masjid Raya KH Hasyim Asyari selain menyandang nama besar ulama Nahdatul Ulama (NU) yang dikenal moderat dan rahmatan lil alamiin, juga dibiayai oleh APBD yang notabene bersumber dari pajak rakyat. Jangan sampai masjid yang dibangun oleh uang rakyat, malah disusupi paham radikalisme yang akan menggoyang sendi-sendi Pancasil dan NKRI", tegas Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, H. Saiful Dasuki dalam rilis yang diterima redaksi akuupdate.com (05/09/2020) Menurut Saiful, Pemprov DKI harus melibatkan Kementerian agama dan Ormas-ormas Islam dalam menyusun kepengurusan DKM Masjid Raya KH Hasyim Asyari. "Bahkan kalau perlu, Gubernur DKI Jakarta harus melibatkan BNPT dan BIN untuk menyaring dan meneliti nama-nama pengurus yang diduga berpaham radikal", Terang  Saiful. GP Ansor berharap Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi susunan pengurus DKM yang saat ini telah beredar di medsos. "Kami siap memberikan saran dan masukan kepada pemprov DKI Jakarta terkait kepengurusan DKM Masjid Raya KH Hasyim Asyari", Tegas  Saiful. GP Ansor DKI Jakarta berharap Masjid Raya KH Hasyim Asyari menjadi pusat mercusuar dakwah Islam Rahmatan lil alamin yang semakin memperkokoh NKRI dan ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah. (as:au)

Ringkasan AI

Jakarta,akuupdate.com- Beredar selebaran di medsos yang berisi susunan pengurus baru DKM Masjid Raya KH Hasyim Asyari Jakarta Mendapatkan Kritik keras dari Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta yang mengingatkan agar masjid yang di bangun pemerintah DKI Jakarta tidak disusupi unsur dan paham radikalisme. "Masjid Raya KH Hasyim Asyari selain menyandang nama besar ulama Nahdatul Ulama (NU) yang dikenal moderat dan rahmatan lil alamiin, juga dibiayai oleh APBD yang notabene bersumber dari pajak rakyat.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.