VoiceIndonesia.co, Jakarta - Jokowi mendesak untuk penghentian tindak kekerasan dalam konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel.
“Indonesia mendesak agar perang dan tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia dan hancurnya harta benda, karena eskalasi konflik dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar,” ujar Presiden dalam pernyataannya, di Istana Merdeka.
Dilansir dari laman Instagram pribadinya, Selasa, 10 Oktober 2023, menurut Jokowi, akar permasalahan antara Palestina dan Israel harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dengan parameter PBB.
Ia juga meminta kepada jajarannya agar dapat melindungi WNI yang berada di wilayah konflik tersebut.
📖 Baca Juga ↗PMI Bahas Evakuasi WNI di Jalur Gaza"Saya minta Menteri Luar Negeri dan jajarannya kementerian terkait segera mengambil tindakan cepat untuk melindungi WNI yang berada di wilayah konflik," ujar Jokowi.
Berdasarkan data Kemlu, saat ini tercatat 45 WNI yang berada di Palestina, dengan 10 orang di antaranya di jalur Gaza yang menjadi pusat sasaran serangan udara militer Israel.
Selain itu terdapat 230 WNI yang sedang melakukan keagamaan di berbagai titik di daerah Israel. Hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang menjadi korban.



























