VOICE Indonesia
Nasional

Pemerintah Dorong Persatuan, Singgung Masalah Kemiskinan dan Gizi

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Pemerintah Dorong Persatuan, Singgung Masalah Kemiskinan dan Gizi
Pemerintah Dorong Persatuan, Singgung Masalah Kemiskinan dan Gizi
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan gizi masih harus diperluas cakupannya ke masyarakat bawah. "Masih banyak juga saudara-saudara kita yang di Desil 1, Desil 2, yang berada di bawah garis pendapatan yang kita harapkan. Energinya ke situ. Kita ini bersatu saja," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025). Ia menilai, meskipun produksi pangan meningkat, distribusi program seperti Makan Bergizi belum menyentuh seluruh kelompok sasaran. Ia mengajak semua pihak untuk tidak terpecah dalam menyelesaikan persoalan bangsa. Baca Juga: MBG dan Koperasi Merah Putih Masih Jadi Prioritas Pembiayaan APBN 2026 Prasetyo mengibaratkan pentingnya persatuan dalam pembangunan nasional seperti kerja sama dalam tim olahraga. "Sudah diisi pemain-pemain hebat semua... Apalagi kalau kita tidak saling bersatu. Energinya yang positif itu memandang sesuatu," ujarnya. Baca Juga: Program MBG Dorong Pemberdayaan UMKM dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru Sebelumnya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pemberian abolisi dan amnesti dilakukan demi meredam kegaduhan politik. Ia menyebut hal itu sebagai bentuk rekonsiliasi nasional.

Ringkasan AI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan gizi masih harus diperluas cakupannya ke masyarakat bawah. "Masih banyak juga saudara-saudara kita yang di Desil 1, Desil 2, yang berada di bawah garis pendapatan yang kita harapkan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.