VOICE Indonesia
Nasional

Suku Badui Dalam Putuskan Jaringan Internet

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Suku Badui Dalam Putuskan Jaringan Internet
Suku Badui Dalam Putuskan Jaringan Internet

VoiceIndonesia.co, Jakarta - Suku Badui memutuskan untuk memutus jaringan internet untuk wilayah permukiman mereka yang disebabkan karena internet disebut berpotensi merusak nilai-nilai yang telah dijaga suku Badui Dalam dari generasi ke generasi.

Tetua adat suku Badui pada 1 Juni 2023 telah mengirim surat permohonan peniadaan sinyal internet di wilayah permukiman mereka.

Direktur Jenderal Pengendalian Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen PPI Kemenkominfo) Wayan Toni Supriyanto memastikan akses internet di suku Badui Dalam di Banten telah diputus sesuai dengan permintaan.

Adapun secara khusus pemutusan akses internet tersebut secara khusus menyasar wilayah Desa Ulayat Badui, Kabupaten Lebak, Banten dan telah dilakukan dengan menggandeng operator seluler serta pemerintah daerah terkait.

"Sudah berproses bersama operator seluler dan Pemda setempat," kata Wayan di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023.

Dilansir dari ANTARA, Kemenkominfo menjelaskan beberapa langkah yang telah dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat tersebut.

Pertama, Kemenkominfo memantau melalui analisis desktop untuk kondisi jaringan dan layanan seluler di Desa Ulayat Badui, Banten.

📖 Baca Juga ↗Menkominfo Beri Peringatan Keras ke Meta Tuk Hapus Judi Online

Analisis tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan verifikasi atau pengukuran jaringan secara langsung di lapangan disertai juga dengan koordinasi bersama operator seluler.

Setelah verifikasi selesai, didapati hasil bahwa upaya penghilangan sinyal hanya diperlukan untuk layanan dari Indosat Ooredoo Hutchion (IOH).

"Upaya pembatasan atau penghilangan sinyal tersebut telah diselesaikan oleh IOH pada pertengahan bulan September 2023," ujar Wayan.

Operator seluler terkait telah berupaya dengan maksimal agar sinyal jaringan telekomunikasinya tidak dapat dijangkau oleh warga dari Suku Badui Dalam.

Meski begitu tidak menutup kemungkinan masih ada potensi bahwa sinyal tersebut tetap bisa diterima kondisi geografis.

"Kemnungkinan masih ada pantulan sinyal internet dari Badui Luar ke Badui Dalam. Hal itu bisa terjadi karena posisi geografis Suku Badui Dalam yang konturnya flat atau rata, sehingga tidak ada bloking sinyal karena tidak ada bukit," jelas Wayan.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Suku Badui Dalam meminta dan berhasil memutus jaringan internet di wilayah permukiman mereka karena dianggap dapat merusak nilai-nilai tradisional yang dijaga turun-temurun. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menggerakkan operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk menghilangkan sinyal jaringan di Desa Ulayat Badui, Kabupaten Lebak, Banten, yang diselesaikan pada September 2023. Meskipun demikian, masih ada kemungkinan sinyal internet tetap terima dari luar Badui Dalam karena kondisi geografis wilayah yang datar.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.