VOICE Indonesia
HOT
Peristiwa

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Bekasi, 6 Tewas, TNKB Mati 4 Tahun

M. Rizki - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Laka maut
Penampakan Truk Molen Terguling di Bekasi Kota(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi Kota – Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk molen terjadi di Jalan Cut Meutia, tepatnya di depan Kampus BSI, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore. Truk pengangkut material semen tersebut menabrak sejumlah orang yang tengah menunggu transportasi umum di halte.


Akibat kejadian itu, sebanyak 12 orang menjadi korban. Enam orang di antaranya meninggal dunia, terdiri atas satu anak di bawah umur dan lima orang dewasa. Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, truk melaju dari arah timur menuju barat.

Saat melintasi jalan menurun sebelum lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Sopir kemudian berusaha mengarahkan kendaraannya ke tembok pembatas Kampus BSI untuk menghindari tabrakan.

Namun, kendaraan diduga sudah tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak orang-orang yang sedang menunggu transportasi umum di depan kampus tersebut.

"Terjadi dugaan permasalahan pada sistem pengereman truk. Dari kondisi tersebut, sopir berusaha membanting setir dan mengarahkan kendaraan untuk menempel ke tembok pembatas kampus BSI. Namun, kendaraan tidak dapat dikendalikan sehingga menabrak 12 korban," ujar Putu Kholis di lokasi kejadian, Minggu (1/11/2026).

Putu mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi, yakni RS Siloam, RSUD, dan RS Juwita. Para korban luka juga telah mendapatkan penanganan medis.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan sopir truk berinisial TM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mendalami dugaan gangguan rem, polisi menemukan fakta bahwa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) truk tersebut telah mati selama empat tahun.

Temuan tersebut menjadi salah satu materi yang didalami penyidik. Polisi juga akan memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan serta riwayat perawatan dan pemeliharaan truk, khususnya sistem pengereman.

"Dokumen-dokumennya akan kami pelajari. Kami juga akan mendalami apakah servis dan perawatan berkala kendaraan dilakukan atau tidak, termasuk pemeriksaan terhadap sistem pengeremannya," kata Kholis.

Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Meski telah diamankan, TM belum ditetapkan sebagai tersangka. Putu menyebut status sopir masih dalam proses pemeriksaan sebagai saksi sekaligus terduga pelaku.

"Apabila bukti-bukti mencukupi dan prosesnya dapat ditingkatkan ke penyidikan, tidak menutup kemungkinan status yang bersangkutan akan ditingkatkan menjadi tersangka," ujarnya.

Polisi juga masih mendalami tujuan perjalanan truk serta kemungkinan faktor lain yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut. (rnm)

Pilihan Redaksi

KP2MI Fasilitasi Wawancara Langsung CPMI Sektor Hospitality dengan Pemberi Kerja TurkiPekerja Migran Indonesia

KP2MI Fasilitasi Wawancara Langsung CPMI Sektor Hospitality dengan Pemberi Kerja Turki

Afifah· 01 November 2026
##lakamaut #bekasikota #polisi #korban #kecelakaan #sopir #supir #truk
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.