VOICEINDONESIA.CO, Tanjungpinang – Kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9 mengalami kecelakaan akibat bertabrakan dengan kapal kargo milik Singapura di perairan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), pada Jumat (30/10/2026).
Hingga kini Tim SAR gabungan masih mencari satu awak kapal KM Kawal Jaya 9 yang hilang.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan, kecelakaan laut tersebut terjadi di perairan utara Berakit sekitar pukul 04.23 WIB. Laporan kejadian diterima melalui Com Center Kantor SAR Tanjungpinang.
"Akibat insiden ini, satu orang awak kapal ikan dilaporkan hilang, sementara 13 awak lainnya dinyatakan selamat," kata Fazzli di Tanjungpinang, Sabtu (31/10/2026).
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang. Ia dilaporkan melompat ke laut saat tabrakan terjadi.
Sementara itu, KM Kawal Jaya 9 bersama 13 awak kapal yang selamat telah dievakuasi dan ditarik ke Pelabuhan Kawal, Bintan.
Pada hari pertama operasi, tim SAR gabungan menyisir lokasi kecelakaan untuk menemukan keberadaan korban. Pencarian melibatkan personel Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP TUB, Polair Kepri, Pos AL Berakit, serta nelayan setempat.
Lokasi pencarian berada sekitar 46 mil laut (NM) dari pos penyiagaan.
Tim mengerahkan sejumlah armada dan peralatan, termasuk Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban, kendaraan penyelamat, serta perlengkapan navigasi, medis, dan evakuasi.
“Hingga saat ini, upaya pencarian korban terus dioptimalkan petugas gabungan di lapangan," ungkapnya. (af)























