VOICE Indonesia
HOT
Daerah

Reyner Korban Kapal Virgo Transport 8 Dimakamkan, Sang Kakak Masih Hilang

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
1001233338
Proses pemakaman Reyner fausta yosilianto kernet truk ekspedisi korban meninggal dunia kapal virgo transport 8(Foto: Dok.Farhan Sunday/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Blitar – Dua korban yang merupakan kakak beradik asal Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo 8 di perairan Laut Jawa, yaitu Reyner Fausta Yosilianto telah dimakamkan, sementara kakaknya, Susanto, hingga kini belum diketahui keberadaannya dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Seperti yang diketahui. Kedua pemuda itu bekerja sebagai sopir dan kernet di sebuah perusahaan ekspedisi. Mereka berangkat membawa muatan makanan ringan dari Lamongan menuju Kalimantan. Susanto bertugas sebagai sopir, sedangkan Reyner sebagai kernet.

Menurut Wiwik Susianti, Ibu kedua korban, menceritakan Minggu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, kabar kecelakaan kapal itu pertama kali diketahui melalui unggahan di media sosial. Saat itu, ia sempat menerima informasi bahwa kedua anaknya dinyatakan selamat. Namun harapan itu tak berlangsung lama. komunikasi terputus dan tak ada kabar lanjutan.

"Saya mendapatkan data selamat. Nah, ternyata saya tunggu tidak ada kabar lagi dari anak-anak," ujar Wiwik, Selasa (15/9/2026), usai memakamkan Reyner.

Sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, petugas Jasa Raharja datang ke kediaman keluarga. Mereka menyampaikan adanya korban yang ditemukan namun belum teridentifikasi. Reyner diketahui tidak membawa kartu identitas saat berlayar, sehingga proses pengenalan dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari. Hasilnya, jenazah tersebut dipastikan adalah Reyner, putra ketiga Wiwik.

"Reyner tidak bawa KTP. Setelah disidik jari ternyata Reyner anak saya teridentifikasi sebagai korban," tuturnya dengan suara bergetar.

Bagi Susanto, berlayar mengantar muatan sudah menjadi pekerjaan yang dijalaninya sejak lama. Sementara bagi Reyner, perjalanan bersama kakaknya itu baru ia tekuni sebulan yang lalu. Reyner biasanya bekerja diperkebunan. Namun karena musim kemarau ini, ia memutuskan ikut kakaknya mencari penghasilan lain dibidang ekspedisi.

"Kalau Susanto kakaknya sering, tapi Reyner baru tiga kali ini ikut, baru satu bulan. Biasanya dia kerja di kebun tapi karena ini musim kemarau dia ikut kakaknya," kenang Wiwik.

Kini, Jenazah Reyner Fausta Yosilianto telah dipulangkan dan dimakamkan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari.

Di tengah kesedihan yang mendalam, keluarga kini hanya bisa berdoa dan menanti kabar mengenai Susanto. Wiwik tetap memeluk harapan agar putra sulungnya itu ditemukan dalam keadaan selamat. "Saya berharap kakaknya selamat. Kita dapat kabar terbaik," ucapnya lirih.

Hingga saat ini, tim gabungan terus melakukan pencarian berupaya menemukan awak kapal yang masih hilang. Keluarga dan warga Desa Krisik berdoa agar proses pencarian segera membuahkan hasil dan Susanto dapat segera dipulangkan ke tengah keluarga.(fsm)

Pilihan Redaksi

Miliki Dua Paspor dengan Identitas Berbeda, WN India Dideportasi dari BaliImigrasi

Miliki Dua Paspor dengan Identitas Berbeda, WN India Dideportasi dari Bali

Afifah· 31 October 2026
#Kabupaten blitar#Korban Meninggal#KM Virgo Transport 8#Perairan Laut Jawa#Sopir truk#Ekspedisi#Lamongan#Kalimantan
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.