VOICE Indonesia
Daerah

Satgas Pangan Pasuruan Sidak Pasar Bangil

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1000026029
Tim Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan memeriksa ketersediaan dan harga beras saat inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Bangil, Pasuruan.(Foto: Dok.Farhan Sunday/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Pasuruan – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Bangil, Jumat (11/9). Langkah ini dilakukan untuk memantau pasokan serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga beras di pasaran.

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, tim gabungan menyasar lima lapak pedagang beras di dalam pasar tradisional serta satu ritel modern di kawasan sekitar.

Fokus utama pengawasan tertuju pada kepatuhan pedagang terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras program SPHP dipatok Rp 12.500 per kilogram dan beras medium Rp 13.500 per kilogram. Sementara itu, beras premium dijual Rp 14.500 per kilogram, masih di bawah batas HET Rp 14.900 per kilogram.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan sekaligus Kasatgas Pangan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, menegaskan tidak ditemukan indikasi pelanggaran harga selama proses pengecekan di lapangan.

“Kami telah melakukan sidak dengan fokus utama pada pemantauan beras yang dijual di pasaran. Kami tidak menemukan adanya transaksi penjualan di atas ketentuan HET dan stok pasokan dipastikan aman,” ujar Rizky.

Ia menambahkan, pemantauan serupa akan terus diperluas ke sejumlah pasar tradisional lain di wilayah Kabupaten Pasuruan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Secara umum, distribusi beras di tiap pasar tradisional Kabupaten Pasuruan berada pada level aman, berkisar antara 2 hingga 10 ton. Bahkan, Pasar Purwosari baru saja menerima tambahan pasokan 10 ton beras yang dialokasikan kepada lima pedagang.

Meski ketersediaan beras SPHP melimpah dengan harga terjangkau, sejumlah pedagang di Pasar Bangil menyebut minat beli konsumen terhadap varian tersebut masih relatif rendah dibanding beras reguler.

Secara keseluruhan, hasil sidak mengonfirmasi perdagangan komoditas beras di Kabupaten Pasuruan tetap kondusif. Pengawasan secara berkala ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mencegah praktik spekulasi harga oleh oknum tidak bertanggung jawab.(fsm)

Ringkasan AI

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Bangil, Jumat (11/9). Langkah ini dilakukan untuk memantau pasokan serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga beras di pasaran.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Lima Anak Perempuan Sempat Mendekam di Detensi Imigrasi MalaysiaPekerja Migran Indonesia

Lima Anak Perempuan Sempat Mendekam di Detensi Imigrasi Malaysia

S Nurafifa· 12 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.