VOICEINDONESIA.CO, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan menjadi salah satu pembicara dalam forum internasional Asia-Pacific Circular Cities Forum (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, mewakili kota-kota di Indonesia untuk membahas kebijakan pengelolaan sampah perkotaan. Sebelum memulai kegiatan itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Senin (31/8/2026).
Aliyah bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar diterima Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Maria Renata Hutagalung beserta jajaran pejabat KBRI Tokyo.
"Berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Makassar tentu harus terus dijajaki. Mulai dari lingkungan, transportasi, pengendalian banjir, pengembangan ekonomi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Aliyah, berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Makassar, Rabu (2/9/2026).
Kunjungan tersebut berkaitan dengan undangan Wali Kota Yokohama kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menghadiri APCC 2026 yang berlangsung pada 2-4 September 2026. Sebagai salah satu inisiator Asian Circular Cities Declaration (ACCD) yang mewakili kota-kota di Indonesia, Makassar dijadwalkan tampil sebagai pembicara pada Plenary Session 1 pada 3 September 2026, dengan memaparkan materi bertajuk "Makassar City Waste Management Policy".
Selain menghadiri forum tersebut, Aliyah mengungkap Pemerintah Kota Makassar tengah menjajaki peluang kerja sama City-to-City Collaboration Project dengan tiga kota di Jepang, yakni Yokohama, Kawasaki, dan Maniwa. Rencana kerja sama ini akan difokuskan pada sejumlah bidang strategis, dengan Yokohama menjadi mitra potensial dalam bidang transportasi dan energi, Kawasaki pada bidang manajemen air dan pengendalian banjir, sementara Maniwa membuka peluang kolaborasi di bidang ekonomi sirkular dan manajemen persampahan.
Ia menegaskan kunjungan ke KBRI Tokyo menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi, sekaligus membuka jejaring lebih luas bagi Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kerja sama internasional.
Aliyah menambahkan Pemerintah Kota Makassar turut membuka peluang kerja sama di sektor lain, termasuk ketenagakerjaan, pengembangan UMKM, dan pendidikan, dengan harapan hubungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak di Jepang dapat terus diperkuat sekaligus menghasilkan kerja sama konkret bagi pembangunan Kota Makassar berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Aliyah didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar, yakni Staf Ahli Wali Kota Makassar Herfidha Attas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmy Budiman, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Andi Zulfitrah.



























