VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Ekonomi

Kain Tradisional Harus Didorong Jadi "Senjata" Diplomasi Indonesia

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
Ilustrasi kain batik Nusantara dengan motif tradisional berwarna cokelat dan keemasan
Kain batik dengan motif floral khas Nusantara ditampilkan dalam detail tekstur dan corak yang kaya(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Fadli menyebut wastra mudah dikenali di mata dunia dan telah menjadi bagian dari soft power Indonesia yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Wastra dapat menjadi instrumen diplomasi budaya yang sangat efektif karena mudah dikenali, dan menjadi bagian dari soft power Indonesia," ujar Fadli dalam keterangannya resminya, Minggu (7/6/2026).

Indonesia memiliki lebih dari 1.340 kelompok etnis yang masing-masing melahirkan kekayaan wastra tersendiri. Di balik setiap motif tersimpan filosofi, harapan, bahkan doa yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.

"Yang tidak kalah penting, wastra juga merupakan elemen dari industri budaya dan ekonomi budaya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan," tambah Fadli.

Untuk mewujudkan potensi itu, Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan pemerintah daerah menggelar Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara 2026 bertajuk Nusa Wastra: Living Patterns of Nusantara di Museum Negeri Sonobudoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai 5 Juni hingga 29 Juli 2026. Pameran ini dirancang menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan pelestarian wastra sekaligus mendorong peran museum sebagai destinasi wisata budaya yang hidup dan relevan.

Ringkasan AI

Di balik keindahan motif dan warna, wastra Nusantara ternyata menyimpan potensi jauh lebih besar dari sekadar kain. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan batik, songket, tenun, dan ikat bisa menjadi instrumen diplomasi budaya yang efektif sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya di daer

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Tangkal Dua WNA Penyelenggara Lari DiskriminatifImigrasi

Imigrasi Tangkal Dua WNA Penyelenggara Lari Diskriminatif

VOICE Indonesia· 24 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.