Baca Juga: Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Gunakan APBN
Purbaya memperkirakan total dana yang dikembalikan ke Bendahara Negara bakal melampaui angka sementara Rp4,5 triliun. Namun ia enggan merinci kementerian atau lembaga mana saja yang gagal optimal menyerap anggaran. "Tambah lagi sedikit mungkin," kata Purbaya. Alasan yang disampaikan adalah pemerintah masih menunggu hasil audit akhir sebelum menutup tahun anggaran. Ia menyebut masih ada kemungkinan penyerapan-penyerapan baru hingga akhir tahun. Airlangga menegaskan pemerintah terus mendorong percepatan belanja kementerian dan lembaga agar anggaran dapat dimanfaatkan optimal, terutama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Baca Juga: APBN 2026 Disahkan, Pemerintah Genjot Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi "Dengan sebagian dari K/L penggunaan anggarannya juga baik, maka target 5,2 persen tahun ini insyaallah tercapai, dan kuartal empat/2025 juga naik di atas 5,4 persen," kata Airlangga dalam sidang kabinet beberapa waktu lalu. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Sikap Pasif Pengawas: TKA Merajalela, TKI Tergusur di Negeri Sendiri


























