VOICE Indonesia
Hukum

BNN-DJBC gagalkan penyelundupan 106 kg sabu di Perairan Kepri

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
BNN-DJBC gagalkan penyelundupan 106 kg sabu di Perairan Kepri
BNN-DJBC gagalkan penyelundupan 106 kg sabu di Perairan Kepri

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan 106 kg narkoba jenis sabu yang diangkut menggunakan kapal asing jenis LCT berbendera Singapura yang melintas di Perairan Kepulauan Riau (Kepri).

"Pengungkapan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan dibantu laporan dari masyarakat," kata Kepala BNN RI Marthinus Hukom di Batam, Rabu.

Jenderal polisi bintang tiga itu menjelaskan dalam pengungkapan itu terdapat tiga warga negara asing asal India, tetapi mengantongi izin Singapura.

Ketiga tersangka, yakni RN, SD dan GF merupakan otak dari penyeludupan sabu 106 kg tersebut. "Mereka ini bukan kru kapal, tapi mereka ada di kapal ini merancang tempat untuk menyembunyikan narkoba ini," kata Marthinus.

Baca Juga : Polda Kalsel ungkap pengiriman 20 kg sabu-sabu jaringan Fredy Pratama

Kapal Legen Aquarius berbendera Singapura itu berlayar melintasi Perairan Karimun, Kepri dengan tujuan Brisbane, Australia. "Pengakuan mereka tujuannya Brisbane Australia, tapi itu pengakuan masih kita dalami," katanya.

Pendalaman ini dilakukan, karena ketiga tersangka bukannya kru kapal, tapi orang luar yang berada di dalam kapal. Sementara dalam aturan perkapalan, hanya boleh dimuat oleh anak buah kapal (ABK) dan kru.

"Tiga orang ini yang merancang tempat khusus untuk menyimpan narkoba ini disembunyikan dalam dek kapal, dimasukkan dalam tempat penampungan bahan bakar," ujar Marthinus. (*)

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita BNN dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 106 kg sabu yang diangkut melalui kapal LCT berbendera Singapura di Perairan Kepulauan Riau. Tiga warga negara India dengan izin Singapura (RN, SD, dan GF) ditangkap sebagai dalang penyelundupan yang merancang tempat tersembunyi untuk menyimpan narkoba di dalam dek kapal dan tangki bahan bakar. Kapal Legen Aquarius tersebut diduga berlayar menuju Brisbane, Australia, dan penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap jaringan penyelundupan yang lebih luas.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.