VOICE Indonesia
Hukum

Imigrasi Soetta Luncurkan 9 Inovasi Digital, Tingkatkan Layanan dan Pengawasan!

Redaksi - VOICEIndonesia.co3 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Imigrasi Soetta Luncurkan 9 Inovasi Digital, Tingkatkan Layanan dan Pengawasan!
Imigrasi Soetta Luncurkan 9 Inovasi Digital, Tingkatkan Layanan dan Pengawasan!
VOICEINDONESIA.CO,Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Imigrasi Soetta) secara resmi meluncurkan sembilan inovasi layanan dan pengawasan keimigrasian. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas layanan publik, memperkuat fungsi pengawasan, serta mendorong terwujudnya birokrasi yang modern dan adaptif. Peluncuran inovasi ini menjadi bagian integral dari komitmen Imigrasi Soetta dalam mendukung pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel. “Seluruh inovasi ini kami rancang untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian secara digital," ujar Galih. Ia juga menegaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya mudah diakses dan ramah bagi pengguna, tetapi juga berintegritas tinggi serta mendukung terjaganya kedaulatan negara. Rangkaian inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan, memperkuat sistem internal, menciptakan tata kelola yang efisien, serta menjamin proses yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Berikut adalah sembilan inovasi yang diluncurkan oleh Imigrasi Soetta:
  1. SATU (Sarana Administrasi Tata Usaha): Layanan tata usaha digital berbasis website yang mengintegrasikan seluruh proses penatausahaan dalam satu sistem terpadu.
  2. PINTU ABG (Pelayanan Keimigrasian Terpadu Anak Berkewarganegaraan Ganda): Layanan satu pintu yang cepat dan efisien untuk pendaftaran Anak Berkewarganegaraan Ganda, penerbitan afidavit, dan Paspor RI.
  3. PRIMA (Panduan Teknis Konferensi Pers Imigrasi Soekarno Hatta): Standarisasi pelaksanaan konferensi pers untuk memastikan informasi publik tersampaikan secara cepat, akurat, konsisten, dan profesional.
  4. NGOPI PIMPASA (Ngobrol Pintar Bersama Petugas Imigrasi Pembina Desa): Forum dialog dua arah dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di kelurahan untuk edukasi serta pencegahan praktik TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan TPPM (Tindak Pidana Penyelundupan Manusia).
  5. Aplikasi Immigration Care: Menyediakan layanan komunikasi dan pengaduan real time bagi pengguna layanan Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soetta.
  6. Soeta Pintar: Platform digitalisasi pencatatan dan pelaporan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Keimigrasian yang terintegrasi secara online, terpusat, dan real time dengan kontrol akses berbasis peran.
  7. SIGAPP (Sistem Informasi Analisis Penundaan Keberangkatan): Platform digitalisasi data penundaan keberangkatan Calon PMI Non-Prosedural berbasis website.
  8. Dashboard Monitoring Complaint: Aplikasi pencatatan dan monitoring pengaduan yang terintegrasi dari berbagai kanal resmi Imigrasi Soetta.
  9. SIBIMAS (Siber Imigrasi Soetta): Pengawasan keimigrasian digital yang memantau platform media sosial untuk meningkatkan kinerja intelijen Keimigrasian.
Peluncuran ini dihadiri oleh berbagai stakeholder di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, termasuk Wakil Kepala Polresta Bandara Soekarno Hatta, perwakilan Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Soekarno-Hatta, PT. Angkasa Pura Indonesia InJourney, serta Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten. Dengan transformasi ini, Imigrasi Soekarno-Hatta berharap dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam penjagaan pintu gerbang Indonesia.

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta meluncurkan 9 inovasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan pengawasan keimigrasian yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Inovasi tersebut mencakup layanan tata usaha digital (SATU), pendaftaran anak berkewarganegaraan ganda (PINTU ABG), aplikasi pengaduan real-time (Immigration Care), dan platform digitalisasi berbagai proses administrasi keimigrasian. Langkah ini merupakan komitmen Imigrasi Soetta dalam mendukung pembangunan birokrasi modern serta menjaga kedaulatan negara melalui sistem berbasis digital yang terintegrasi.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.