VOICE Indonesia
Humaniora

Siswa SDN 2 Sojomerto Batang Sulap Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Foto menampilkan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan puluhan siswa berseragam merah-hitam di dalam ruang kelas. Sebagian besar peserta tampak mengangkat gantungan kunci hasil karya mereka ke arah kamera.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 168 berfoto bersama siswa dan guru SD Negeri 2 Sojomerto usai kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan gantungan kunci dari tutup botol plastik, Rabu (26/8/2026).(Foto: Voiceindonesia.co/Dok. Pribadi)

VOICEINDONESIA.CO, Batang – Sejumlah mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memperkenalkan prakarya berupa mengubah limbah plastik menjadi gantungan kunci kepada 23 murid di SD Negeri 2 Sojomerto, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan lewat kegiatan sosialisasi dan praktik yang digelar Divisi Ekonomi Kreatif pada Rabu (26/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut para mahasiswa KKN UIN Walisongo mengajak murid mengubah cara pandang mereka terhadap barang bekas, khususnya tutup botol plastik yang selama ini kerap langsung dibuang tanpa dimanfaatkan kembali.

Penanggung jawab kegiatan Aisyah Kansa menegaskan pentingnya melatih siswa berpikir kreatif sebelum membuang barang yang dianggap tak berguna.

"Kalau melihat barang bekas, jangan langsung berpikir ini sampah. Coba pikirkan, barang ini masih bisa dibuat menjadi apa?" ujar Aisyah dalam keterangan yang diterima, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan diawali dengan pengenalan jenis limbah organik dan anorganik, sebelum mahasiswa mengarahkan pembahasan pada limbah plastik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Anggota Divisi Ekonomi Kreatif Nisa kemudian mendemonstrasikan cara membuat gantungan kunci dari tutup botol, mulai dari memotong tutup botol menjadi bagian kecil, memanaskannya dengan setrika beralaskan baking paper, hingga mencetak dan merapikan hasil cetakan sebelum dipasangkan ring gantungan kunci.

Para siswa selanjutnya dibagi menjadi empat kelompok dan didampingi mahasiswa KKN dalam praktik langsung, dengan dukungan tambahan dari Divisi Kesehatan Lingkungan. Setiap siswa berkesempatan membuat gantungan kunci sendiri untuk dibawa pulang, sekaligus mengikuti kuis interaktif yang digelar setelah sesi praktik.

Narahubung kegiatan dari pihak sekolah, Sumiati, mengungkap antusiasme siswa tetap terlihat bahkan setelah kegiatan berakhir.

"Anak-anak tadi sangat excited ya, Mbak. Mereka tadi keluar dari kelas langsung menunjukkan hasil buatannya ke saya," ujar Sumiati.

Selain karya buatan sendiri, para siswa turut menerima gantungan kunci hasil karya mahasiswa KKN sebagai kenang-kenangan, yang diserahkan Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif Andika usai sesi kuis. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang dipandu Koordinator Divisi Media Annisa.

Ringkasan AI

Sejumlah mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memperkenalkan prakarya berupa mengubah limbah plastik menjadi gantungan kunci kepada 23 murid di SD Negeri 2 Sojomerto, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan lewat kegiatan sosialisasi dan praktik yang digelar Divisi Ekonomi Kreatif pada Rabu (26/8/2026).

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.