VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Getaran gempa dirasakan hingga ke sejumlah wilayah Indonesia, meliputi Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Di Malaysia, kawasan Tawau dan Semporna di Sabah juga merasakan guncangan. Peringatan tsunami langsung dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Jepang menyusul gempa tersebut.
Kementerian Luar Negeri RI bergerak cepat memantau kondisi WNI di wilayah terdampak. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah memastikan hingga saat ini belum ada laporan WNI yang menjadi korban.
"Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI atau pekerja migran Indonesia terdampak dalam gempa tersebut," kata Heni, dilansir Antara.
Pemantauan juga dilakukan oleh perwakilan RI di Sabah sejalan dengan imbauan pemerintah negara bagian tersebut. Kemlu mengimbau seluruh WNI dan pekerja migran Indonesia di wilayah terdampak untuk terus memantau perkembangan situasi.
WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi KJRI Davao di nomor +63-966-2455-472 untuk yang berada di Filipina, serta KJRI Kota Kinabalu di +60-146-060-067 atau Konsulat RI di Tawau di +60-198-228-800 untuk yang berada di Malaysia.

















