VOICE Indonesia
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Ketenagakerjaan

SIAPkerja Jadi Big Data Pasar Kerja Nasional

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi(Foto: Voiceindonesia.co/Kemnaker)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Platform digital ketenagakerjaan milik pemerintah kini tak lagi berdiri sendiri. Kementerian Ketenagakerjaan mengungkap Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPkerja) telah terhubung dengan sembilan instansi berbeda, mulai dari Ditjen Dukcapil Kemendagri hingga Badan Kepegawaian Negara, membentuk fondasi Big Data Pasar Kerja nasional yang lebih akurat.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi menyebut SIAPkerja bukan sekadar aplikasi layanan biasa, melainkan ekosistem digital yang menghimpun talent profile angkatan kerja dan company profile pemberi kerja secara menyeluruh.

"SIAPkerja bukan sekadar aplikasi tunggal, tetapi ekosistem digital yang menghimpun profil angkatan kerja dan pemberi kerja secara menyeluruh. Kekuatan utamanya terletak pada integrasi data yang terus diperluas," kata Anwar dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Selain Dukcapil dan BKN, SIAPkerja juga terkoneksi dengan BKPM, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta dinas ketenagakerjaan di berbagai daerah.

Anwar menegaskan integrasi lintas instansi ini menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas job matching, menyediakan informasi pasar kerja yang lebih akurat, sekaligus mendukung penyusunan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data alih-alih sekadar asumsi.

Langkah ini disebutnya sejalan dengan transformasi digital Kemnaker dalam menjawab tantangan perkembangan kecerdasan buatan, otomatisasi, dan era Society 5.0 yang mengubah lanskap dunia kerja secara signifikan.

"Perubahan dunia kerja berlangsung sangat cepat. Karena itu, birokrasi juga harus bergerak lebih adaptif, inovatif, dan responsif dalam memberikan pelayanan," kata Anwar.

Ia menyebut penguatan integrasi data ini turut selaras dengan arah kebijakan Kementerian PANRB lewat konsep Life Journey 2025-2029, yang mengintegrasikan layanan pemerintah berdasarkan siklus kehidupan masyarakat, termasuk pada fase memasuki dunia kerja.

Anwar berharap implementasi seluruh prinsip integrasi ini mampu mendongkrak Indeks Pemerintah Digital sebagai indikator kematangan transformasi digital di lingkungan Kemnaker, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor ketenagakerjaan secara berkelanjutan.

Ringkasan AI

Platform digital SIAPkerja kini terhubung dengan sembilan instansi, membentuk Big Data Pasar Kerja nasional yang akurat untuk meningkatkan quality job matching dan penyusunan kebijakan. Integrasi data ini mendukung transformasi digital Kemnaker dalam menghadapi perubahan dunia kerja era Society 5.0 dan memperkuat pelayanan publik ketenagakerjaan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Pemangkas Rambut "Asgar" Potensial Masuk Pasar Kerja Terampil di AustraliaPekerja Migran Indonesia

Pemangkas Rambut "Asgar" Potensial Masuk Pasar Kerja Terampil di Australia

Afifah· 08 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.