VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026. Dari 108 personel yang terdampak, sebanyak 91 di antaranya masuk kategori promosi dan pergeseran jabatan setara, sementara sisanya mencakup personel yang selesai pendidikan dan memasuki masa pensiun.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan mutasi adalah bagian dari proses pembinaan karier yang rutin dilakukan institusi.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karir, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis," ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Sembilan kapolda yang diganti meliputi Kapolda Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Di level Mabes Polri, Komjen Pol. Panca Putra ditunjuk sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan. Satu polwan juga menorehkan promosi, yakni Brigjen Pol. Sagung Dian Kartini yang dipercaya memimpin Biro Kelembagaan dan Tata Laksana Staf Utama Perencanaan Umum dan Anggaran.
"Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Johnny.



























