VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali mengatakan pembahasan terkait tawaran tersebut masih berlangsung antara Kementerian Pertahanan RI dan pihak Jepang.
“Fregat Mogami dan kapal selam dari Jepang memang ada penawaran dari pihak Kemhan Jepang, tetapi ini masih terus dibicarakan dengan pihak Kementerian Pertahanan kita,” ujar Ali di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Menurut Ali, TNI AL saat ini menunggu arahan lanjutan dari Kementerian Pertahanan terkait keputusan kerja sama tersebut. Sebagai pengguna alutsista, TNI AL menyerahkan proses negosiasi dan kebijakan pengadaan kepada pemerintah.
“Kita mengikuti apa yang diarahkan oleh Kementerian Pertahanan,” katanya.
Tawaran itu muncul setelah Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam agenda bilateral beberapa waktu lalu.
Selain potensi pembelian alutsista, Jepang juga disebut membuka peluang transfer teknologi pertahanan kepada Indonesia. Pembahasan kerja sama itu mencakup penguatan industri pertahanan dan modernisasi alat utama sistem senjata nasional.
Kapal fregat kelas Mogami dikenal sebagai salah satu kapal perang multiperan milik Jepang dengan kemampuan peperangan anti-kapal selam dan pengawasan maritim. Sementara itu, tawaran kapal selam dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan bawah laut Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.



























