VOICE Indonesia
Nasional

Kepala Staf Presiden : Pencopotan Dadan Sebagai Kepala BGN Bukan Keputusan Mendadak

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
mantan Kepala BGN Dadan Hindayana
mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Dudung menegaskan pencopotan dilakukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas program Makan Bergizi Gratis agar bersih dari korupsi dan penyimpangan.

"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang tepat saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel," ujar Dudung, Kamis (4/6/2026).

Dudung mengakui inspeksi mendadaknya ke lapangan sebulan lalu menemukan sejumlah masalah, meski ada juga banyak hal yang berjalan baik. Namun Presiden tidak mentoleransi sekecil apapun penyimpangan dalam program prioritasnya itu.

"Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau," katanya.

Fokus perbaikan ke depan disebut tidak hanya pada penyaluran makanan, melainkan pada tata kelola dan sistem manajemen secara menyeluruh. Pengawasan perlu diperkuat di seluruh rantai pelaksanaan, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, untuk menutup celah penyimpangan yang berpotensi merugikan penerima manfaat.

Kantor Staf Presiden memastikan akan terus mengawal pelaksanaan MBG secara objektif dan tanpa kompromi demi menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran negara.

Ringkasan AI

Pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana bukan keputusan mendadak. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengungkapkan keputusan itu merupakan hasil evaluasi mendalam yang sudah berlangsung lama, bahkan dirinya sendiri sudah turun langsung ke lapangan sekitar sebulan lalu dan mene

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Wanita Asal Tanjungpinang Diduga Disekap di MyanmarPekerja Migran Indonesia

Wanita Asal Tanjungpinang Diduga Disekap di Myanmar

Afifah· 20 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.