VOICE Indonesia
Nasional

Koruptor di Kemensos Bakal Dikejar Meskipun Sudah Pensiun

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
Menteri Sosial Saifullah Yusuf
Menteri Sosial Saifullah Yusuf(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Saifullah menegaskan tidak ada tempat bersembunyi bagi aparatur yang nekat mencederai integritas demi keuntungan pribadi atau kelompok. Ia juga menyebut pidato Presiden Prabowo soal integritas sebagai perintah yang wajib ditangkap Kemensos.

"Tidak ada zona aman untuk korupsi, tidak kena sekarang nanti, tidak kena nanti pensiun kena," kata Saifullah dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Saifullah menginstruksikan seluruh pimpinan unit dan kepala satuan kerja memperketat sistem pengawasan ke jajaran bawah demi mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini. Ia juga menegaskan bakal menerapkan sanksi berlapis dan prinsip zero tolerance bagi pimpinan satker yang terbukti abai terhadap indikasi korupsi di lingkungan kerja mereka.

"Kemensos wajib menangkap pesannya," ujarnya merujuk pada pidato Presiden Prabowo soal integritas birokrasi.

Peringatan ini muncul setelah viral di media sosial dugaan penggelembungan harga sepatu yang diberikan kepada siswa Sekolah Rakyat. Kemensos kemudian membentuk tim khusus yang dipimpin Wamensos Agus Jabo dan Inspektur Jenderal Kemensos untuk mendalami isu pengadaan barang dan jasa tersebut.

Tim khusus tersebut telah membebaskan dua pejabat untuk menunjang kelancaran upaya evaluasi dan investigasi internal terkait pengadaan barang dan jasa untuk siswa Sekolah Rakyat. Kementerian Sosial menargetkan hasil investigasi internal diumumkan awal bulan ini.

"Ketika presiden pidato, itu pada dasarnya adalah perintah bukan imbauan," tegasnya.

Ringkasan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengingatkan seluruh jajaran aparatur sipil negara di Kementerian Sosial bahwa pertanggungjawaban hukum atas praktik korupsi akan terus mengejar pelaku hingga masa pensiun. Peringatan keras tersebut disampaikan dalam rapat pimpinan Kemensos di Jakarta, Kamis (4/6/2026)

Pilihan Redaksi

Wanita Asal Tanjungpinang Diduga Disekap di MyanmarPekerja Migran Indonesia

Wanita Asal Tanjungpinang Diduga Disekap di Myanmar

Afifah· 20 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.