VOICE Indonesia
Nasional

Minta Jajarannya Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Menag: Hindari Impor

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Minta Jajarannya Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Menag: Hindari Impor
Minta Jajarannya Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Menag: Hindari Impor

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya berkomitmen dalam optimalisasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan aksi afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Arahan ini disampaikan Menag dalam rapat optimalisasi P3DN di Jakarta. Rapat ini dihadiri Staf Khusus Menag, pejabat eselon II, III, dan jajaran UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa).  

"Ini harus menjadi pegangan kita semua. Saya ingin kita kembali berkomitmen atas Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) setelah kemarin Jumat di Bali, Presiden memberikan arahan secara khusus terkait ini," kata Menag, Senin (28/3/2022). 

"Meskipun secara ranking optimalisasi P3DN Kemenag tidak disentil Presiden Jokowi dibanding kementerian/lembaga lainnya, komitmen ini saya minta dipercepat dan maksimal April itu sudah selesai," katanya.

Menurut Menag, komitmen optimalisasi P3DN sangat penting. Sebab, dunia sekarang ini mengalami banyak ketidakpastian karena pandemi Covid-19, disrupsi teknologi, dan perang Rusia-Ukraina. Kondisi ini sangat mengganggu, bukan hanya soal stabilitas keamanan, tetapi juga kualitas ekonomi. Indonesia tidak boleh menjadi korban dan salah satu caranya bagaimana membuat APBN menjadi trigger atas pertumbuhan ekonomi. 

Menag mengingatkan, APBN harus dikelola dengan mengoptimalkan pembelian produk-produk dalam negeri. "Hindari impor, misalnya CCTV, komputer, ATK, dan produk lainnya. Presiden sudah perintahkan berbagai lembaga untuk mengawasi di masing-masing kementerian/lembaga," tegas Menag. 

Menag minta UKPBJ untuk segera bergerak dan fokus dalam melakukan proses belanja barang dan jasa sesuai ketentuan agar tidak ada masalah di belakang hari. UKPBJ juga perlu koordinasi dengan LKPP agar mengetahui barang yang dikategorikan produk dalam negeri dan informasi lainnya.

“Saya minta Staf Khusus Wibowo Prasetyo menjadi dirigen pemanfaatan teknologi dalam pengadaan barang dan jasa yang memanfaatkan produk dan barang dalam negeri," sambungnya.

Kepala Biro Umum Setjen Kemenag yang sekaligus Kepala UKPBJ Fesal Musaad mengatakan Kemenag telah melakukan langkah-langkah optimalisasi P3DN. Kemenag telah menyusun rencana pengadaan barang dan jasa (PBJ) dengan mengutamakan produk dalam negeri (PDN), Belanja Pemerintah mengutamakan PDN, Penetapan Spesifikasi Teknis oleh PPK mengutamakan PDN, Reviu Dokumen Persiapan Pemilihan antara PPK dan Pokja Pemilihan sebelum tender.

"Kami fokus kepada pemenuhan Pemanfaatan PDN, memberikan batasan target pemenuhan minimal 40% belanja APBN menggunakan PDN, Pelaksanaan Kontrak antara PPK dan Penyedia taat dalam pemenuhan Spesifikasi PDN, Menetapkan KMA tentang TIM Peningkatan Penggunaan PDN Kemenag, serta Monitoring dan Evaluasi," ujar Fesal. (*)

Ringkasan AI

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya berkomitmen dalam optimalisasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan aksi afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI). Arahan ini disampaikan Menag dalam rapat optimalisasi P3DN di Jakarta.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTTImigrasi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTT

Afifah· 01 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.