VOICE Indonesia
Nasional

Penumpang KRL di Palmerah Ramai-Ramai Keluhkan Dampak Gas Air Mata

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Penumpang KRL di Palmerah Ramai-Ramai Keluhkan Dampak Gas Air Mata
Penumpang KRL di Palmerah Ramai-Ramai Keluhkan Dampak Gas Air Mata
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Peserta aksi Ishaq menceritakan pengalaman saat baru tiba di Stasiun Palmerah ketika polisi menembakkan gas air mata. Ia menyebut masyarakat yang baru keluar dari stasiun ikut terdampak. “Jika kemarin pas aksi tuh jadi baru sampai di stasiun, baru keluar dari Stasiun Palmerah tuh ternyata masyarakat nggak bisa keluar dari stasiun karena di bawah tuh polisi tembak gas air mata,” ujar Ishaq kepada VOICEINDONESIA.CO pada Selasa (26/8/2025). Ia mengatakan jalur keluar ke arah kiri stasiun yang biasa digunakan tidak bisa dilewati akibat kepulan gas. Baca Juga: LBH Sarbumusi Tegaskan Komitmen Dampingi Demonstran Hingga Bebas “Jadi kalau jalan seharusnya kan turun stasiun belok kiri, tapi di situ dari tembak gas air mata sama polisi,” kata Ishaq. Ishaq menuturkan situasi itu membuat beberapa warga, terutama perempuan, merasa kesulitan bernapas. “Sehingga ada ibu-ibu juga yang nyusah, ada sekitar tiga atau empat ibu-ibu gitu nyusah di stasiun karena gas air mata, jadi semuanya nggak bisa lewat kiri,” jelasnya. Baca Juga: Desakan Massa: Usut Tuntas Korupsi dan Reformasi Hukum di DPR Ia menambahkan banyak aparat berpakaian sipil berada di lokasi. Hal itu membuat masyarakat hanya bisa mencari jalan keluar lain. “Terus banyak intel juga di situ sehingga nggak bisa lewat kiri, mau nggak mau semua harus turun lewat kanan,” pungkas Ishaq.

Ringkasan AI

Peserta aksi Ishaq menceritakan pengalaman saat baru tiba di Stasiun Palmerah ketika polisi menembakkan gas air mata. Ia menyebut masyarakat yang baru keluar dari stasiun ikut terdampak.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.