VOICE Indonesia
Nasional

Perencanaan Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Pembangunan Daerah

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Perencanaan Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Pembangunan Daerah
Perencanaan Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Pembangunan Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Mataram – Pemerintah menyoroti persoalan mendasar dalam pembangunan daerah yang kerap diabaikan, yakni lemahnya perencanaan yang justru menjadi penentu utama keberhasilan program.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kualitas perencanaan bukan sekadar tahapan administratif, melainkan faktor krusial yang bisa menentukan separuh keberhasilan pembangunan.

“Pembangunan itu 50 persen kesuksesannya ditentukan pada perencanaan,” ujarnya usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemprov NTB di Kota Mataram pada Kamis (16/4/2026).

Ia menilai banyak pihak belum menyadari bahwa perencanaan memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan dan hasil yang dicapai.

“Perencanaan itu adalah hal yang sangat strategis,” katanya.

Menurutnya, keselarasan antara program pusat dan daerah menjadi pekerjaan rumah yang masih terus diperkuat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca Juga :

Ia menyebut keterhubungan visi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kami hadir di sini jadi tahu visi misi gubernur,” ujarnya.

Ia juga menilai kepala daerah perlu memahami secara detail arah kebijakan nasional agar tidak terjadi ketimpangan dalam perencanaan.

“perencanaan daerah sama dengan perencanaan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menekankan desa sebagai titik krusial dalam menentukan arah pembangunan.

“Kunci maju atau tidaknya daerah itu ada di desa,” ujarnya.

Ia menilai penguatan desa menjadi fondasi penting karena seluruh indikator pembangunan berangkat dari tingkat tersebut.

“Semua indikator pembangunan berangkat dari sana,” katanya.

Program Desa Berdaya yang dikembangkan di Nusa Tenggara Barat dinilai sejalan dengan agenda nasional yang mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pemerintah juga tengah mengembangkan berbagai model desa seperti desa wisata, desa ekspor, hingga desa tematik berbasis sektor unggulan.

“Semua kebutuhan dasar masyarakat sejatinya bisa dipenuhi dari desa,” ucapnya. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan? Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan bahwa perencanaan yang berkualitas merupakan faktor penentu utama keberhasilan pembangunan daerah, dengan kontribusi mencapai 50 persen dari total kesuksesan program. Ia menekankan pentingnya keselarasan visi antara pemerintah pusat dan daerah agar program dapat berjalan efektif dan terukur. Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto menambahkan bahwa penguatan desa menjadi kunci kemajuan daerah melalui berbagai model pengembangan seperti desa wisata, desa ekspor, dan desa tematik berbasis sektor unggulan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.