VOICE Indonesia
Nasional

Polri Identifikasi Korban Ledakan Amunisi di Garut

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Polri Identifikasi Korban Ledakan Amunisi di Garut
Polri Identifikasi Korban Ledakan Amunisi di Garut

VOICEINDONESIA.CO, Garut - Tim DVI Polri yang dibantu Biddokkes dan Paminal Polda Jabar, terlibat dalam proses identifikasi identitas korban ledakan amunisi tidak layak pakai atau bahan peledak kedaluwarsa di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan identifikasi korban yang saat ini ditangani di RSUD Pameungpeuk.

“Dari kesehatan membantu penanganan korban, kita identifikasi dari DVI memberikan pelayanan jenazah dan juga Biddokkes,” ujar Hendra, Sabtu (13/5/2025).

Baca Juga: KDEI Taipei Minta ABK Tak Takut Lapor Agensi yang Mengidentifikasi

Selain tim kesehatan dan DVI Polri, anggota Paminal Polda Jabar juga diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu pengamanan bersama Polres Garut.

Hendra menegaskan, personel kepolisian dan TNI bersiaga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencegah warga mendekat.

“Pihak Polri terus berjaga sebelum area ledakan agar masyarakat tidak ada yang ke TKP dan memberikan bantuan tenaga kesehatan serta DVI Polri guna melayani informasi korban,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sistem Informasi Manajemen RSUD Pameungpeuk, Yani, menyebutkan bahwa dari total 13 korban yang terlibat dalam insiden tersebut, hingga kini baru 9 korban yang berhasil diidentifikasi.

Baca Juga: Menkes RI Sambut 'Pasukan Putih' Pemprov Jakarta, Apa Itu?

Dari sembilan korban tersebut, empat di antaranya merupakan anggota TNI, sedangkan lima lainnya adalah warga sipil.

“Yang sudah teridentifikasi ada 9 korban. 4 yang anggota (TNI) dan 5 warga sipil,” jelas Yani.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi korban lainnya masih terus dilakukan oleh Tim DVI Polri. Polisi juga terus melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi ledakan demi mencegah potensi bahaya lebih lanjut.*

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** Tim DVI Polri dengan dukungan Biddokkes dan Paminal Polda Jabar melakukan identifikasi korban ledakan amunisi tidak layak pakai di Kecamatan Cibalong, Garut. Dari total 13 korban, baru 9 orang berhasil diidentifikasi, terdiri dari 4 anggota TNI dan 5 warga sipil yang ditangani di RSUD Pameungpeuk. Polri terus melakukan pengamanan ketat di lokasi kejadian sambil melanjutkan proses identifikasi korban yang tersisa.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.