VOICE Indonesia
Nasional

Prabowo Geram, Enam Smelter Ilegal di Bangka Belitung Disita

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Prabowo Geram, Enam Smelter Ilegal di Bangka Belitung Disita
Prabowo Geram, Enam Smelter Ilegal di Bangka Belitung Disita
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap keras pemerintah terhadap pelanggaran hukum di sektor sumber daya alam. Didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, ia menyaksikan langsung penyitaan enam smelter ilegal di Bangka Belitung, Senin (6/10/2024). Perusahaan yang disita terlibat penambangan tanpa izin di kawasan PT Timah dengan potensi kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Presiden menilai kejahatan tambang ilegal tidak bisa ditoleransi dan menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi bangsa. “Pemerintah serius, bertekad membasmi penyelundupan, illegal mining, dan semua pelanggaran hukum. Kita tegakkan, dan kita tidak pandang siapa pun,” tegas Prabowo. Baca Juga: Prabowo Minta TNI Tak Hanya Gagah Di Barak, Tapi Ikut Lindungi SDA untuk Rakyat Dari hasil penyitaan, aparat menemukan tumpukan tanah jarang (monasit) serta ingot timah bernilai tinggi. Nilai barang sitaan enam smelter itu ditaksir mencapai Rp6–7 triliun, sementara potensi monasit yang belum diurai bisa mencapai Rp128 triliun. Prabowo mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung, TNI, Bakamla, dan Ditjen Bea Cukai yang turun langsung ke lapangan. Baca Juga: Sudaryono: HKTI Satu Komando, Siap Jadi Kekuatan Baru di Era Prabowo! Ia menilai sinergi lintas lembaga tersebut menjadi bukti bahwa negara tidak akan membiarkan kekayaan alam digerogoti oleh pelaku tambang ilegal.

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyitaan enam smelter ilegal di Bangka Belitung pada Senin (6/10/2024) dan menegaskan komitmen pemerintah memberantas penambangan ilegal yang mengancam kedaulatan ekonomi. Dari penyitaan tersebut ditemukan tanah jarang (monasit) dan ingot timah senilai Rp6-7 triliun, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Prabowo mengapresiasi sinergi lintas lembaga (Kejaksaan Agung, TNI, Bakamla, dan Ditjen Bea Cukai) sebagai bukti bahwa negara tidak akan membiarkan kekayaan alam digerogoti pelaku tambang ilegal.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kuota Program SMK Go Global Ditargetkan Tembus 100 Persen Akhir September IniPekerja Migran Indonesia

Kuota Program SMK Go Global Ditargetkan Tembus 100 Persen Akhir September Ini

S Nurafifa· 01 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.