VOICE Indonesia
Nasional

Sambil Menangis, PMI di Arab Saudi Minta Tolong Prabowo

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Sambil Menangis, PMI di Arab Saudi Minta Tolong Prabowo
Sambil Menangis, PMI di Arab Saudi Minta Tolong Prabowo
VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Kasus dugaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural kembali mencuat. Redaksi VOICEIndonesia.co menerima sebuah video berdurasi satu menit sembilan detik pada Minggu (15/02/2026), yang memperlihatkan kondisi memilukan seorang PMI di Arab Saudi. Dalam video tersebut, seorang wanita yang mengaku bernama Maisaro, asal Serang, Banten, mengungkapkan penderitaannya selama bekerja di Timur Tengah. Dengan suara bergetar dan air mata yang terus mengalir, ia menceritakan perlakuan tidak manusiawi yang dialaminya. "Saya tidak dikasih makan sama majikan. Saya disiksa majikan di Mekkah," ungkap Maisaro dalam rekaman tersebut. Maisaro menyebutkan bahwa dirinya diberangkatkan oleh sponsor bernama Ibu Halimah di kampung halamannya dan Pak Ade dari PT Panca di Jakarta. Ia sempat bekerja di Jeddah sebelum akhirnya dipindahkan ke Mekkah. Melalui video ini, ia menyampaikan pesan terbuka kepada Pemerintah Indonesia, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto. "Mohon Pemerintah Indonesia dan Bapak Presiden Prabowo yang terhormat, saya mewakili teman-teman minta dipulangkan ke Indonesia," pintanya dengan penuh harap. Kasus yang menimpa Maisaro ini menjadi bagian dari rentetan panjang masalah yang dialami oleh para pekerja migran kita di wilayah Timur Tengah. Penempatan non-prosedural diduga menjadi akar masalah yang membuat para pekerja rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan fisik tanpa perlindungan hukum yang memadai. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi dan langkah penyelamatan terhadap Maisaro serta PMI lainnya yang berada dalam situasi serupa. (red)

Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

**Rangkuman:** Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Maisaro asal Banten melalui video memohon kepada Presiden Prabowo untuk dipulangkan dari Arab Saudi karena mengalami perlakuan tidak manusiawi, termasuk tidak diberi makan dan disiksa oleh majikannya di Mekkah. Maisaro diduga diberangkatkan melalui penempatan non-prosedural oleh sponsor Ibu Halimah dan Pak Ade dari PT Panca Jakarta. Kasus ini menjadi bagian dari masalah berkelanjutan yang dialami PMI di Timur Tengah yang rentan terhadap eksploitasi karena lemahnya perlindungan hukum.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.