VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
News

Anggaran Tak Kunjung Cair, 33 SPPG di Batam Setop Distribusi MBG

Afifah - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
SPPG
Salah satu SPPG di Batam yang digunakan untuk mengantar MBG(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Batam – Sebanyak 53 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, terpaksa menghentikan sementara operasional dapur dan distribusi makanan untuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mandeknya pasokan pangan nutrisi bagi anak-anak sekolah ini dipicu oleh keterlambatan birokrasi pencairan anggaran operasional ke rekening masing-masing satuan pelaksana.

“Ketika anggaran di VA sudah masuk, SPPG langsung melayani kembali. Insya Allah besok sudah kembali melayani," ujar Koordinator Wilayah SPPG Batam Defri Frenaldi dikutip dari ANTARA, Rabu (10/6/2026).

Defri memaparkan bahwa kemacetan pasokan modal kerja ini sempat memuncak pada awal pekan lalu, di mana jumlah dapur umum yang mogok beroperasi sempat menembus angka di atas 55 unit.

Kendati demikian, grafik pemulihan mulai terlihat seiring dengan cairnya dana stimulan di beberapa titik pelayanan pada hari Rabu ini.

"Senin (8/6), jumlah yang berhenti lebih dari 55 SPPG. Sekarang yang tidak operasional tercatat 53. Artinya, sudah ada beberapa SPPG yang kembali beroperasi," Defri.

Manajemen SPPG menjelaskan bahwa durasi kelumpuhan dapur pemenuhan gizi ini bervariasi antara satu hingga dua hari, tergantung pada kecepatan verifikasi perbankan di akun virtual (virtual account) masing-masing unit.

Otoritas wilayah memastikan dapur-dapur yang anggarannya telah masuk hari ini langsung mengepul untuk mengejar ketertinggalan distribusi menu makanan.

Berdasarkan data agregat terbaru, dari total 147 unit SPPG yang tersebar di peta geopolitik Kota Batam, sebanyak 86 unit di antaranya dilaporkan tetap bertahan beroperasi secara normal.

Sementara itu, 53 unit masih membeku tanpa aktivitas memasak, dan 8 unit sisanya dinyatakan belum bisa melayani karena berstatus sebagai posko pelayanan baru yang masih dalam tahap pemenuhan fasilitas.

Melihat pemetaan per wilayah, kemacetan operasional program jaring pengaman nutrisi ini paling parah menghantam kawasan padat penduduk di Kecamatan Sagulung dengan catatan 10 dapur berhenti total.

Posisi kerawanan distribusi disusul ketat oleh wilayah Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Sei Beduk yang masing-masing harus melumpuhkan aktivitas 9 unit SPPG akibat kendala finansial yang sama. (af)

Ringkasan AI

Sebanyak 53 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, terpaksa menghentikan sementara operasional dapur dan distribusi makanan untuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mandeknya pasokan pangan nutrisi bagi anak-anak sekolah ini dipicu oleh keterlambatan bir

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Bali Deportasi dan Cekal WNA Italia Gegara IniImigrasi

Imigrasi Bali Deportasi dan Cekal WNA Italia Gegara Ini

Afifah· 26 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.