VOICE Indonesia
News

Diduga Jadi Korban PMI Ilegal di Arab Saudi, Kaswati Minta Dipulangkan

Afifah - VOICEIndonesia.co1 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Diduga Jadi Korban PMI Ilegal di Arab Saudi, Kaswati Minta Dipulangkan
Diduga Jadi Korban PMI Ilegal di Arab Saudi, Kaswati Minta Dipulangkan

Jakarta – Diduga menjadi korban penempatan PMI ilegal ke Arab Saudi, Kaswati menangis minta dipulangkan.

Ia mengaku selama empat bulan di Arab Saudi, PMI asal Karawang itu mengalami sakit-sakitan.

“Saya ada di Saudi, baru empat bulan kerja tapi sakit-sakitan, orang kantor ga ngerti kalau saya sakit, saya punya sakit darah tinggi, rematik, lambung,” kata Kaswati dari video yang diterima VOICE Indonesia, Selasa (11/04).

Kaswati mengatakan bahwa penyakitnya sering kambuh ketika berada Arab Saudi.

“Itu sering kambuh semenjak saya datang ke sini,” Ungkap Kaswati.

Wanita asal Karawang yang kini berusia 45 tahun itu juga meminta pertolongan pada pihak yang berwenang untuk membantunya pulang ke Indonesia.

“Saya pengen pulang pak, tolong saya,” Lanjut Kaswati.

Dari video singkat tersebut belum ada keterangan lebih lanjut pihak sponsor mana yang memberangkatkan Kaswati.

Ringkasan AI

Kaswati, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang, meminta dipulangkan dari Arab Saudi karena menduga menjadi korban penempatan ilegal. Selama empat bulan di sana, ia mengalami sakit-sakitan seperti darah tinggi, rematik, dan

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.