VOICE Indonesia
News

Ratusan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi3 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Foto menampilkan kerumunan penumpang yang padat memenuhi area terminal bandara, dengan sebagian besar mengenakan masker
Suasana penumpang membanjiri terminal keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menyusul penutupan sementara bandara akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Tangerang – Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan merinci jumlah tersebut mencakup periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB.

"Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan (cancel)," kata Yudistiawan di Tangerang pada Minggu (6/9/2026).

Ia menyebut dari total 209 penerbangan tersebut, terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo.

"Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam menangani dampak penutupan sementara, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dan penanganan penumpang," ungkapnya.

Yudistiawan menegaskan langkah pemulihan operasional akan dilakukan bertahap dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.

Sebagai langkah antisipasi bagi penumpang terdampak, Bandara Soetta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang, serta menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel lewat koordinasi dengan maskapai.

"Bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel, melalui koordinasi dengan maskapai," ujarnya.

Ia menambahkan sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan, salah satunya posko di Terminal 1B yang dibuka untuk memudahkan koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan.

"Di sisi layanan komersial, Bandara Soetta telah berkoordinasi dengan para tenant di terminal untuk memastikan operasional layanan dapat berlangsung selama 24 jam, sehingga kebutuhan penumpang selama periode penutupan sementara dapat tetap terlayani," kata Yudistiawan.

Sementara itu, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika terkait perpanjangan waktu penutupan sementara ruang udara di tiga bandara akibat dampak abu vulkanik tersebut, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (WIII), Bandara Halim Perdanakusuma (WIHH), dan Bandara Radin Inten II (WILL).

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengungkap perpanjangan penutupan dilakukan lewat penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) untuk ketiga bandara tersebut.

"AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan dalam memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," katanya.

Ia merinci Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini masih berstatus closed berdasarkan NOTAM A3346/26 (NOTAMR A3344/26), dengan masa berlaku mulai pukul 08.36 WIB dan estimasi dibuka kembali pukul 13.30 WIB. Bandara Halim Perdanakusuma diperpanjang penutupannya lewat NOTAM A3347/26 (NOTAMR A3345/26), berlaku sejak pukul 09.49 WIB dengan estimasi dibuka kembali pukul 14.00 WIB.

"Untuk Bandara Radin Inten II, penutupan diperpanjang melalui NOTAM B1125/26 (NOTAMR B1124/26) sejak pukul 09.55 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pukul 14.00 WIB," ujarnya.

Ringkasan AI

Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan merinci jumlah tersebut mencakup periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Diduga Langgar Izin Tinggal, Paspor 55 WNA China DitahanImigrasi

Diduga Langgar Izin Tinggal, Paspor 55 WNA China Ditahan

S Nurafifa· 06 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.