VOICE Indonesia
News

Kepala BP2MI: Negara Berpihak ,Prioritaskan Vaksin bagi PMI

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google

INDRAMAYU,AKUUPDATE.ID - Untuk mencegah penularan COVID-19, negara melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan di masing-masing daerah dan UPT BP2MI melakukan vaksinasi COVID-19 kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Vaksinasi ini diberikan kepada calon PMI yang akan bekerja, baik penempatan melalui Private to Private (P to P) maupun skema Government to Government (G to G).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyatakan, hingga akhir Agustus 2021, BP2MI sudah melakukan vaksinasi COVID-19 kepada 11.375 PMI. Vaksinasi diberikan kepada PMI yang tersebar di 23 UPT BP2MI di seluruh Indonesia.

"Vaksinasi dilakukan kepada PMI secara istimewa. Ini merupakan perlakuan hormat yang kami berikan kepada PMI. Vaksinasi ini diberikan secara gratis bagi PMI karena merekalah yang membantu negara melalui devisa yang besar," ujar Benny saat vaksinasi COVID-19 kepada 90 CPMI di Indramayu, Jawa Barat, Senin (30/8/2021).

Benny mengatakan, negara tetap memberikan prioritas kepada PMI. Prioritas ini harus dan akan terus dilakukan dan diberikan tanpa henti, kepada seluruh PMI di daerah kantong-kantong PMI.

"Vaksinasi kepada PMI ini sudah menjadi komitmen pemerintah, karena vaksinasi merupakan aspirasi dari PMI yang disampaikan langsung kepada saya. Bahwa harus ada vaksinasi khusus PMI sehingga kita ini menjadi komitmen kita untuk terus bekerja memberikan perlakuan hormat kepada PMI," jelas Benny.

Abdul Rahman, salah satu calon PMI program G to G Korea Selatan asal Indramayu, mengaku senang dengan adanya vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah.

"Harapan saya adanya vaksin ini bisa diberikan kepada seluruh calon PMI yang akan bekerja ke luar negeri. Vaksinasi ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 dan akan menghapus stigma PMI pembawa virus COVID-19," ujarnya

Dengan telah dilakukan vaksinasi, Rahman berharap, bahwa penempatan PMI ke Korea Selatan agar segera dibuka kembali.

"Saya ingin segara terbang seperti sebelum pada masa pandemi. Saya berharap pandemi ini agar cepat berakhir. Sehingga penempatan PMI bisa kembali dibuka," ujar Rahman calon PMI sektor manufaktur program G to G Korea Selatan. (*/red)

Ringkasan AI

**Rangkuman:** BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memberikan vaksinasi COVID-19 gratis kepada calon PMI sebelum ditempatkan ke luar negeri. Hingga akhir Agustus 2021, sudah 11.375 PMI divaksinasi di 23 UPT BP2MI di seluruh Indonesia sebagai bentuk prioritas dan penghormatan negara kepada PMI yang berkontribusi devisa besar. Kepala BP2MI Benny Rhamdani menekankan vaksinasi ini merupakan komitmen pemerintah berdasarkan aspirasi PMI untuk mencegah penularan dan menghapus stigma negatif terhadap PMI.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.