VOICE Indonesia
News

Meski Banjir Kritikan Dari Natizen, Luhut akan Tetap Jual Pulau Komodo

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Meski Banjir Kritikan Dari Natizen, Luhut akan Tetap Jual Pulau Komodo
Meski Banjir Kritikan Dari Natizen, Luhut akan Tetap Jual Pulau Komodo
JAKARTA,AKUUPDATE.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tetap akan menjual proyek pulau komodo. Namun Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tetap mengembangkan proyek itu. Menurutnya habitat komodo yang hanya ada 1 didunia itu bernilai tinggi untuk dikembangkan sebagai pariwisata.(01/12) "Karena saya pikir komodo ini cuma satu satunya di dunia, jadi kita harus jual," katanya dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 2 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Melangsir dari detikfinance. Baca Juga : Kemendikbud Gandeng P4M Unas Tingkatkan Mutu Pembelajaran Siswa SD Kabupaten Sukamara, Kalteng Luhut menekankan, pemerintah mengembangkan pariwisata di pulau komodo justru bertujuan untuk melestarikan hewan yang dilindungi itu. Oleh karena itu dia mengakui bahwa proyek pengembangan di Pulau Komodo memang bertujuan komersil. Itu kan ada Pulau Rinca dan Pulau Komodo, tinggal nanti bakal kita putuskan pulau mana yang mungkin kita akan jadikan massive tourism, mana pulau yang akan kita bikin jadi six stars. Kalau orang mau ke sana ya harus bayar mahal. Kalau dibilang komersil, ya memang harus komersil karena kita mau rawat binatang ini," terang dia Baca Juga : Viral Lafaz Azan di Kumandangkan Dengan Ajakan Jihad Lebih lanjut, Luhut juga meminta kepada Gubernur NTT agar dapat menggandeng konsultan atau ahli kelas dunia untuk menata pariwisata premium seperti Taman Nasional Komodo itu, Sebelumnya, proyek pembangunan kawasan wisata ini disorot usai beredarnya foto seekor komodo yang tampak menghadang truk yang akan melakukan pembangunan tersebut. Warganet pun ramai menolak proyek tersebut hingga tagar #savekomodo menjadi topik terpopuler di Twitter Selain dinilai bisa mengancam habitat komodo, pembangunan tersebut juga dianggap membuat penduduk asli kehilangan mata pencarian sebagai pedagang di sekitaran pulau komodo.(Irawan)

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Menteri Luhut Binsar Panjaitan tetap akan melanjutkan proyek penjualan dan pengembangan Pulau Komodo menjadi destinasi pariwisata premium meskipun mendapat kritikan dari netizen. Luhut menekankan bahwa komodo adalah satuan-satunya di dunia dan pengembangan pariwisata bertujuan untuk melestarikan hewan yang dilindungi sekaligus menghasilkan pendapatan komersial untuk perawatannya. Dia juga meminta Gubernur NTT menggandeng konsultan kelas dunia untuk menata kawasan tersebut. Sebelumnya proyek ini viral di Twitter dengan hashtag #savekomodo karena kekhawatiran mengancam habitat komodo dan mengganggu mata pencarian penduduk asli.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.