VOICEINDONESIA.CO, Papua Pegunungan – Semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia kembali digaungkan dari Tanah Papua. Anggota MPR RI/DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua Pegunungan Roberth Rouw, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Wogi, Distrik Silo Karno Doga, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 15 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam kesempatan itu, Roberth Rouw mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, persatuan harus terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Kita boleh berbeda suku, budaya, bahasa dan adat, tetapi kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” ujar Roberth Rouw.
Melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Wogi, semangat kebangsaan kembali diteguhkan. Dari Papua Pegunungan, pesan persatuan terus digaungkan. Meskipun masyarakat berbeda dalam keberagaman, tetapi tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Roberth yang juga merupakan Ketua Fraksi NasDem MPR RI ini menegaskan, bahwa masyarakat Papua Pegunungan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa.
"Pembangunan dan kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan serta kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghormati," Tegasnya.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat. Berbagai pandangan dan aspirasi masyarakat menjadi bagian dari interaksi dalam kegiatan tersebut, sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan lembaga perwakilan.
Sebagai Ketua Fraksi NasDem MPR RI, Roberth Rouw mengatakan bahwa nilai-nilai kebangsaan perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar semangat persatuan tidak luntur di tengah perubahan zaman.
“Menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama. Dari Papua Pegunungan, kita terus menjaga semangat persatuan dan memperkuat kecintaan kepada Tanah Air,” pungkas Roberth menegaskan.



























