
Buruh Jabar Ancam Turun ke Jalan, Tuntut Upah 2026 Naik 8,5 Persen

Ringkasan AI
**Ringkasan Berita:** Serikat buruh di Jawa Barat menuntut kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10,5 persen, dengan dasar perhitungan yang mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi nomor 168/2023 yang mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Ketua SPSI Jawa Barat Roy Jinto Ferianto menyatakan bahwa meskipun sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, belum ada peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Buruh akan melakukan aksi demonstrasi dan pengawalan di bulan November mendatang sebelum penetapan upah minimum dilakukan di akhir bulan tersebut, sambil menuntut pengawasan ketat dalam implementasinya.
Powered by Ajakin.id — AI EnginePilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaJalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga


Ada Bidan PPPK Digaji Rp1,2 Juta, DPR Desak Perbaikan Kesejahteraan Nakes
21 Agustus 2026 pukul 17.13


RUU Ketenagakerjaan Terancam Kembali Molor Akibat Sikap Parpol di DPR
13 Agustus 2026 pukul 17.56
Jadwal Event Terbaru
Agenda pameran, job fair, dan seminar pilihan
Punya acara dan ingin diliput VOICE? Kerja samanya gratis — barter promosi.
Ajukan Kerja SamaKomentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Indonesia Darurat Budaya Keselamatan Kerja
Ketenagakerjaan

Vonis eks Konsultan Nadiem dalam Kasus Chromebook Diperberat jadi 5 Tahun
Hukum

Kecewa Tak Ditemui Eri Cahyadi, Ratusan Jukir Terlibat Aksi Dorong Gerbang Pemkot Surabaya
Daerah

Muktamar NU ke-35 Soroti Celah Hukum Rugikan Pekerja Rentan
Edukasi

KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM Desa Sojomerto
Humaniora
Editorial

Skandal SI Permit: Saat Negara Absen, Pekerja Migran Diperas hingga 145 Miliar

Risih Berita Viral, Pejabat Coba Pembungkaman Pers Terkait TPPO

Integrasi Data Real Time Perkuat Layanan Imigrasi

Asa Keadilan Bagi Korban Perdagangan Orang Mengambang

Menagih Transparansi Penanganan Kasus Perdagangan Orang di Batam
Liputan Khusus
Komentar Terbaru
Anehnya.., media bisa juga dikibulin padahal sudah jadi rahasia umum wkwk.. salam #86presisi
→ Polsek KKP Batam Bantah Isu Tebusan Kasus TPPO











